YANI "NINUK" ARIMBI (KELUARGA RAKHMAT, TVRI PROGRAMA 1 - RABU, 7 JUNI 1989 Pkl: 20.05 WIB)

 
DI Malang, 2 Oktober 1964, Yani Arimbi dilahirkan. Setelah lulus SMA PGRI Malang, ia ke Jakarta. “Saya ingin kuliah di sini,” jelas anak ke-2 dari 9 bersaudara ini.

Tapi, gagal masuk ASMI. “Ketimbang nganggur, saya kursus akting di studio II. Sebab, saya suka sekali bermain drama-dramaan sejak kecil,” tutur pendukung sinetron Suwagi (juga diputar TVRI-red) ini. Bermain sebagai Ninuk, ia merasa mendapat tantangan. “Sebab, memerankan seorang pembantu, dan peran pembantu itu tidak gampang.”

Maka, sebelum ia memerankan Ninuk, ia melakukan observasi, yakni mengamati pembantunya sendiri. “Tapi, saya bermain tidak persis seperti pembantu saya.” Soal dukanya, ia mengatakan, kadangkala merasakan diperlakukan seperti pembantu. “Kadang-kadang sedih juga.”

Tapi, kok kayaknya pasti bisa bermain dengan pas? “Baju-baju Ninuk itu memberi pengaruh yang besar bagi diri saya. Satu saat saya ingin keluar dari peran pembantu.” Ia yakin, peran lain akan didapatkan. “Saya tahu, kelas saya bukan seperti Meriam Bellina. Saya ingin menempatkan diri saya pada tempat yang lain.” Untuk itu, ia lebih ingin memperdalam belajar akting. Karena hanya itulah modal utamanya.

Ditulis oleh: Bujang Praktiko

Dok. Monitor – No. 136/III/minggu ke-1 Juni 1989/7-13 Juni 1989, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer