TURSINA ANDRIYANI (ACI, TVRI - JUMAT, 23 SEPTEMBER 1988 Pkl: 18.35 WIB)
BINTANG ACI (Aku Cinta Indonesia, tayangan TVRI-red) yang judes, Tursina Andriyani, (saat itu) 17 tahun, alias Wati ini, kesel sekali pada pak Ogah. Ngapain? “Tukang minta duit dan pemalas,” ujar pengagum Margaret Thatcher (PM Inggris-red) ini.
Lantas, bagaimana dengan tokoh Wati yang juga dikeseli penonton? “Nggak jadi problem, saya benci pak Ogah, hanya dalam si Unyil (juga diputar TVRI-red). Dengan pemerannya, saya tidak benci,” jelas pendukung ACI-SMP dan ACI-SMA, ini. Tapi, ia mengundurkan diri dari Aci-SMA, karena syutingnya menyita waktu belajar. “Saya nggak mau terus-terusan bolos.”
Jadi, ia hanya menyelesaikan 8 judul. Ia, konon, mengutamakan belajar di atas segalanya ketimbang karirnya sebagai artis. “Kalau tidak mengganggu pelajaran, saya sih mau,” dalih anak dari pasangan Edo Irawadi (almarhum) dan Trisnawati ini. Mungkin soal honor? “Honornya pas-pasan kok. Habis untuk transportasi saja.”
“Serial ACI itu berpijak pada kemauan kultural edukatif. Tapi, kalau pemainnya harus mengorbankan sekolahnya, sama saja bohong.” Ia (waktu itu) mengharapkan, jadwal syutingnya harus dicocokkan dengan jadwal sekolah. “Kita khan tahu, kebanyakan pendukung ACI pelajar.”
Ditulis oleh: Bujang Praktiko
Dok. Monitor – No. 99/II/minggu ke-3 September 1988/21-27 September 1988, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar