STEFANIE POWER
HART TO HART. Stefanie Power tak seterusnya bisa berleha-leha seperti Jennifer Hart, istri jutawan Jonathan Hart dalam serial Hart To Hart (di Indonesia pernah diputar TVRI-red). Ia bahkan tak punya sopir dan pengurus rumah tangga sendiri.
Bintang ayu yang demen aerobik ini punya kecintaan lain di samping main di depan kamera. Ia pencinta binatang dalam arti yang sebenarnya hingga jadi ketua Yayasan Penyayang Binatang Liar yang didirikan untuk menghormati William Holden, bintang besar yang pernah lengket dengan Stepfanie semasa hidupnya.
“Binatang tak bisa memperjuangkan nasib mereka sendiri. Banyak orang tak hirau dengan kehidupan yang ada di sekeliling mereka. Kalau bukan kami, siapa lagi?,” komentarnya. Apakah yayasan yang didirikan ada hubungannya dengan yayasan lain yang lebih besar, Green Peace umpamanya? “Tidak, yayasan kami berdiri sendiri. Kami mencari dana sendiri. Yayasan ini tak berlindung di bawah yayasan lain. Kami tak ingin yayasan kami dijadikan ajang politik. Kami penyayang binatang, bukan politikus.”
Di samping lewat sumbagnan dari para simpatisan, Stefanie bergerak sendiri untuk mengumpulkan dana. Caranya, dengan jual kaset video, bagaimana cara memelihara dan menunggang kuda. Termasuk tunggang kuda serasi model Inggris dan model barat lainnya.
Menurut beberapa ahli, nasihatnya bagi para pemula sangat berarti dan patut diindahkan. Mislanya, jangan berdiri di belakang kuda dengan menghadap ke depan lantaran bisa ketendang. Mata kuda bisa melihat segala arah karena mata kanannya tidak selalu begerak menyatu dengan mata kirinya Seekor kuda bisa menikmati dua teve yang berbeda acaranya sekaligus. Atau kuda hanya sayang pada orang yang mengerti dan mencintainya.
Ditulis oleh: Satmowi Atmowiloto
Dok. Monitor – No. 140/III/minggu ke-1 Juli 1989/5-11 Juli 1989, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar