SIRIWAN THONGSAENG (SARANARU, ARMY-TV, THAILAND - TIAP RABU Pkl: 17.00 WIB)

 
SEDIKIT asing, tapi tak apa. Sebagian pemirsa kita (lewat antena parabola) tentu pernah melihatnya. Dialah pengantar tetap tayangan Saranaru, acara untuk keluarga model Army-TV. Biasa mengetengahkan masak-memasak atau sekitar keterampilan dapur.

Siriwan menjadi ‘hostess’, mendampingi bintang tamu yang selalu ada. Wanita berusia (waktu itu) 42 tahun ini ternyata juga memegang jabatan humas Army-TV. Jadi, ia bukan orang asing di lembaga siar milik AD Thailand itu. Tentu, ia bukan prajurit.

Keterlibatannya dalam dunia ‘showbiz’ dimulai dari kemenangan merebut gelar juara II Miss Agfa, saat berusia 19. Lantas ia terjun ke dunia fotomodel. Dan setelah menamatkan studi dari sekolah drama, ia main drama. Mulailah ia tekenal. Belajar olahraga, anggar, atau tari tradisional Thai. Dan beprrestasi. Sampai akhirnya, ia masuk jadi penyiar di Army-TV.

“Tahun 1975, saya ke Jakarta, ikut program pertukaran budaya,” katanya. “Dulu (70an-red), mungkin saya masih cantik,” tambah ibu seorang gadis manis (era itu) berusia (waktu itu) 15 ini. Kenangan atas peristiwa indah 12 tahun sebelumnya (1977-red) itu, ternyata masih membekas hingga 1989. Sampai sekarang (1989-red) pun saya masih sering kontak dengan teman-teman dari Indonesia, seperti Bob Tutupoly, Grace Simon, dan lain-lain.”

Itulah yang mengakrabkannya dengan orang Indonesia. Kehangatannya bertambah, tatkala tahu bahwa Grace Simon juga membantu M (Monitor). Tak dinyana, di negeri berjarak ratusan kilometer, ketemu “teman gue.”

Ditulis oleh: Slamet Riyadi

Dok. Monitor – No. 115/III/minggu ke-2 Januari 1989/11-17 Januari 1989, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer