OTONG LALO (KAMERA RIA, TVRI - JUMAT, 2 SEPTEMBER 1988 Pkl: 21.30 WIB)

HERRY alias Otong Lalo, lahir 10 Juli 1961, di Jakarta, sejak SMP sudah aktif melawak, sehingga selepas SMA, ia memutuskan diri melawak, sebagai ladang kehidupannya. Pada tahun 1982, ia mendirikan Jali-Jali Grup bersama Bonang, Hasan Santi, dan Yanto “Stock On U”. Otong menolak bila dikatakan melawak hanya karena badannya yang pendek.

Tapi, ia tidak menolak bila disuruh berpakaian macam-macam untuk melawak, selain ia juga mau beraneh-aneh – dibikin botak. “Kalau nggak mau begini, wah mana saya bisa mendapatkan duit?” Walaupun ia diketawakan oleh lingkungannya karena tampangnya yang dinyentrik-nyentrikkan, ia tidak perduli. “Ini salah satu pekerjaan saya. Mengapa saya malu?” Apalagi dari pihak istri dan anaknya tidak problem.

“Seorang istri harus memahami profesi suaminya, karena bila tidak mau mengambil risiko, sia-sialah ia jadi istri saya,” kata pelawak yang pernah bercita-cita jadi ABRI ini. Makanya, ia sangat sayang pada istrinya. “Istri bukan barang kiloan. Jadi, mana bisa saja kawin dua?” Apalagi dari karirnya ini ia belum bisa mengeruk duit seperti pelawak lainnya. Setiap pementasan di teve, grupnya hanya dibayar 600 ribu rupiah. “Itu pun dibagi empat orang.”

Ditulis oleh: Bujang Praktiko

Dok. Monitor – No. 96/II/minggu ke-5 Agustus 1988/31 Agustus-6 September 1988, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer