MUSIK ROCK DI SAFARI MEMANG MINI. JUSTRU PRODUSER YANG BIKIN JELI (ANEKA RIA SAFARI, TVRI - MINGGU, 5 JUNI 1988 Pkl: 21.30 WIB)
WOW! Angin segar tampaknya (waktu itu) kian bertiup. Paling
tidak tersimak dengan gesitnya TVRI menampilkan musik cadas: ‘hardrock’. ‘Hardrock’
– perpanjangan tangan dari ‘rock ‘n roll’ yang mengandalkan tempo cepat – tentu
bukanlah haram disodorkan dalam paket Aneka Ria Safari (ARS).
Musik yang gagah digelar di panggung itu, mestinya bisa atraktif pula di pangugung ARS. Inilah tampaknya (perkiraan waktu itu) yang hendak ditampilkan Bangkit Sanjaya lewat tembang anyarnya (ketika itu), Cuci Mukamu. Musik rock di Indonesia sempa disikat di pertengahan tahun 60an, dan berkibar di awal tahun 70an, tampak coba dicuatkan lagi akhir tahun 80an ini. Makanya, TVRI mungkin boleh dipuji. Tapi, pihak produser rekaman bisa jadi cukup jeli.
Karena, jika tidak mulai dari 1988, Impian untuk merendengi rekaman musik rock dengan musik pop makin jauh saja dari kenyataan. Apa memang perlu begitu? Seperti belum lama (waktu itu) sempat diramaikan kasak-kusuk mencari rock yang berkepribadian Indonesia.
Mungkin para musisi rock cukup paham. Rock ya rock. Seperti kita mengatakan musik adalah musik. Tak perlu diributkan benar berasal dari mana. Hingga tak perlu risau mengatakan, bahwa rocker Indonesia bisa juga menciptakan lagu rock. Meskipun potongan polanya dicomot dari rocker di sono. Seperti Cuci Mukamu yang nyaris mirip Girls, Girls, Girls-nya grup ‘heavy metal’ Inggris, Motley Crue.
Salahkah begini? Belum tentu. Karena jika mau maklum, comot-comotan model begitu bukannya tak jarang terjadi di blantika musik di barat sana. Asal melodinya tak sampai 8 bar, bisa dipastikan lolos dari tuntutan hukum.
Tapi, musisi mungkin tak layak rasanya jika memanfaatkan celah hukum yang bisa diterobos itu. Karena kreatif toh tak sama dengan menyontek. Menyibak istilah yang (waktu itu) lagi ngetrend, mungkin bisa dimaklumi. Istilah ‘hebring’ misalnya, kata Sunda yang artinya hebat dan mencuat lewat ucapan Conny Sutedja di drama seri Pondokan (TVRI) dengan sigap mdimanfaatkan Jaja Miharja, lewat lagunya yang berjudul, ya, Hebring.
Jaja rupanya ingin mengulang suksesnya, ketika ia meluncurkan Memble Aje Mending Kece yang lantas jadi istilah populer di tahun 1987 lalu. ARS yang jadi arena pengenalan lagu-lagu pop – dalam artian populer – yang baru dirilis, memang bisa jadi variatif dalam menyodorkan corak musik, yang tentunya diharapkan, lagu-lagu yang ditawarkan (waktu itu) bakal melejit di pasaran.
Dan sebetulnya, tak ada jurus ampuh yang bisa menjamin hal itu. Makanya, penyanyi maupun musisi sebetulnya juga tak perlu risau jika lagu yang diluncurkan mereka lantas ambruk di bursa kaset. Karena tugas mereka yang sesungguhnya tak lebih dari bikin lagu dan membawakannya. Selesai. Promosi lewat panggung misalnya, ini toh sudah tahapan lain. Jika pun ada yang perlu dibebani, tentulah penataan musiknya itu sendiri.
Hal ini yang tampaknya coba dilakukan Iwan Fals, lewat lagunya Buku Ini Aku Pinjam. Kental, seperti biasanya, dengan gaya balada Iwan memoles lagunya dengan sentuhan rock yang hangat. Sehingga balada yang terkadang berkesan angkuh bisa lumer. Di sini bisa terlihat bahwa Ian Antono yang ikutan menggarap lagu ini masih punya tangan yang cukup dingin.
TERIAK, TRALALA. Para rocker boleh teriak, penyanyi dangdut (waktu itu) masih boleh bergoyang, penyanyi pop (waktu itu) boleh bertralala, tapi Titiek Puspa (saat itu) belum waktunay disepelekan. Kendati (waktu itu) sudah diganduli cucu, toh (sampai saat itu) masih menyimpan kesaktian. PLihat saja penampilan dia lewat lagu Mini Si Mini.
Dari judulnya saja, kontan tersimak gayanya yang kahs, unik, dan lucu, sekaligus segar. Melodinya sederhana. Lirik yang disodorkan gampang diingat. Jadilah lagu ini cukup komunikatif. Siapa yang tak suka melihat angin menyibak rok mini? Praktis dan ‘isis’, kata Titiek Puspa.
Ditulis oleh: Iwan Iskandar (redaktur majalah HAI)
Penyanyi/judul lagu (dalam Aneka Ria Safari edisi 5 Juni 1988):
1.
Bangkit Sanjaya – Cuci Mukamu **
2.
Jaja Miharja – Hebring
3.
Endang S. Taurina – Aku Ingin Merasakan Cinta *
4.
Youngky R.M. – Gombloh Temanku
5.
Iis Sugiarti – Tak Semanis Janjimu
6.
Richie Ricardo – Nggak Janji Deh
7.
Iwan Fals – Buku Ini Aku Pinjam **
8.
Elly Ermawati – Janji Bagai Duri *
9.
Geronimo – Merpati Terbang Tinggi *
10.
Titiek Puspa – Mini Si Mini **
Lawak: Tom Tam Grup





Komentar
Posting Komentar