J. TERKELIN TARIGAN
MODE, MODEL. Entah karena (waktu itu) baru menikah, Jenda Terkelin Tarigan, (saat itu) 39 tahun, pemegang gawang acara musik TVRI Bandung, bisa ngomong bertubi-tubi. “Perancang mode itu jgua artis. Selama ini mereka seakan dianaktirikan. Tidak mendapat bagian yang sama dengan artis lain di layar kaca.”
Ini sehubungan dengan acara barunya (waktu itu): Tembang dan Mode. “Saya hanya beprikir, lewat acara seperti ini, mereka bisa lebih semangat berkreasi. Apalagi kalau dipikir-pikir, Bandung khan kota mode. Pantas dong kita angkat agar lebih maju.”
Maka, acara itu pun berjalan sejak Maret 1989. “Ada penata mode tiap kali muncul. Dia inilah yang mengatur busana, modelnya, sampai penampilan. Ini benar-benar baru. Belum ada sebelumnya di staisun manapun,” Terkelin (waktu itu) membanggakan acara temuannya.
Apa ini bukan iklan terselubung? “Kita menekankan perancangnya. Jadi, kalau ada acara itu, kita tulis nama perancangnya. Kita tidak akan bilang, ini produksi perusahaan anu. Ini salah.” Alasan Terkelin yang lain, musik dan mode selalu beriringan. Kalau bisa dipadu dengan klop, kecantikan pertunjukan musik (waktu itu) akan mendapat nilai plus.
Sebelumnya, acara itu bernama Tembang Cantik. Semacam Selekta Pop dari Jakarta. Barangkali karena mirip inilah kemudian Terkelin melebarkan pemikiran mengaitkan mode. “Jawa Barat itu cukup potensi untuk segala hal. Makanya, kalau tidak kita beri wadah dan didorong, bisa melempem.” Boleh juga.
Ditulis oleh: Hans Miller Banureah
Dok. Monitor – No. 129/III/minggu ke-3 April 1989/19-25 April 1989, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar