HASNAN SINGODIMAYAN

 
LOMBA CIPTA LAGU DAERAH. Dalam menyambut ulang tahun RRI ke-44, RRI-TVRI Surabaya mengadakan Lomba Cipta Lagu Daerah untuk Jawa Timur. Dalam lomba ini, muncul pemenang pertama Ambe-Ambe karya M. Irsyad, Bangkalan. Sedang pemenang, Puputan Bayu ciptaan Hasnan Singodimayan, Banyuwangi.

Juara pertama mendapatkan uang 200.000 rupiah dan juara kedua mendapat 150.000 rupiah plus plakat RRI-TVRI yang diserahkan di Panggung Gembira, Surabaya. Di Banyuwangi, 17 Oktober 1935, Hasnan Singodimayan, dilahirkan dari pasangan Haji Abdulsukur dan Jamiyah, mengikutkan tiga lagu: Warung Batokan, Maju Gandrung, dan Puputan Bayu.

“Saya kalah taruhan dengan anak saya. Saya menjagokan Warung Batokan,” lanjut bapak lima anak ini, “Sebelum Lomba Cipta Lagu Daerah diumumkan, lagu Warung Batokan, diminta TVRI untuk paket Gatra Kencana.” Maka ia yakin, bahwa lagu Warung Batokan, akan muncul sebagai juara pertama. Tapi justru lagu yang dijagokan itu sama sekali tidak masuk htiungan.

Rencananya, lagu Ambe-Ambe dan Puputan Bayu ini (waktu itu) akan diikutsertakan dalam Lomba Cipta Lagu Daerah Tingkat nasional. “Saya takut kalau lagu saya diadukan dengan lagu Sunda. Lagu Sunda itu khan luar biasa lirik dan aransemennya.” Tapi ia mengharpakan tema patriotis dalam Puputan Bayu, bisa menyingkirkan lagu daerah lainnya.

Demi Lomba Cipta Lagu Daerah itu, ia menolak lagunya dikasetkan. “Kalau lainnya, saya mau. Tapi lagu yang menang ini, jangan dulu.” Sebab, ia (waktu itu) mengharapkan lagu-lagu Osing (Banyuwangi) bisa tampil di tingkat nasional.

Ditulis oleh: Sony

Dok. Monitor – No. 151/III/minggu ke-4 September 1989/20-26 September 1989, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer