BERTY TILARSO (BUGAR UNTUK KELUARGA, TVRI PROGRAMA 1 - SENIN, 18 SEPTEMBER 1989 Pkl: 17.30 WIB)
Kok bukan dengan suami? “Rasanya khan nggak enak keseringan muncul bersama suami. Di rumah sudah bersam ,masa kerja pun harus selalu bersama. Memang ada kalanya saya dan suami berpasangan,” kata Berty yang dulu (jauh sebelum 80an-red) atlet balap sepeda ini, sambil tertawa.
Yang jelas, suami sangat memberi dukungan kepadanya. Salah satu benturknya adalah kritik. “Kalau perut saya sedikit buncit saja, dia sudah negur. Ih, masa guru senam perutnya buncit? Itulah sebabnya saya jadi sering ngaca, tapi ada betulnya juga, sih.”
Katanya, senam memang penting khususnya bagi kaum wanita. “Tubuh yang sehat, pasti awet muda, di samping daya tahan tubuh menjadi kuat serta tak mudah masuk angin,” saran Berty. Tak heran Berty cukup laku mengajar, termasuk karyawan TV (TVRI-red) bagian pemberitaan, juga MABES AU, dan sebagainya. Pokoknya, hari-hari dipenuhi dengan jadwal senam. Makanya, ia dibantu 3 orang asisten.
“Sabtu dan Minggu merupakan hari istirahat plus kegiatan bersama suami dan anak-anak. “Anak dan suami saya justru lebih senang ‘jogging’. He…. he…., “ujar Betty yang mempunyai lingkaran pinggang (waktu itu) 61, berat badan (kala itu) 49 kilo ini.
Ditulis oleh: Etty Koesworini
Dok. Monitor – No. 151/III/minggu ke-4 September 1989/20-26 September 1989, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar