ZOOM - JP SOEBANDONO
J.P. Soebandono mungkin boleh dibilang direktur yang unik.
Sekilas mungkin tidak ada sesuatu yang khas dari direktur utama RCTI (Rajawali
Citra Televisi Indonesia) ini. Sebenarnya ada, itu bisa dilihat dari seekor
kambing dewasa. Kambing yang satu ini lain dari yang lain. Tidak percaya?
Tempat keliarannya di tanah lapang, kebun, atau kandang kambing seperti biasanya. Kambing satu ini – istimewanya – tinggal di kompleks RCTI. Mulai dari cari makan sampai tidur, di manapun, ia pasti ada di sekitar lokasi stasiun teve swasta di bilangan Kebon Jeruk ini.
Sesekali hewan pengembik ini berdiri, di samping mobil-mobil yang parkir di atau jalan-jalan di koridor gedung, bahkan kadang meloncat-loncat bak kuda liar di dekat lobi gedung utama RCTI. Pemiliknya? Ya, J.P. Soebandono sendiri.
Ketika ditemui Kamis malam, 18 Oktober 1990, Joni (panggilan J.P. Soebandono-red) bercerita bahwa kambing itu merupakan hadiah dari para karyawan RCTI dalam acara ‘family gathering’, Desember 1989. “Saya dapat kambing, Peter Gontha – mantan dirut RCTI – diberi ayam,” ujarnya sambil tertawa. Reaksi J.P. Soebandono sendiri ketika itu biasa-biasa saja. “’I’m used to tease people’. Saya biasa menggoda orang lain. Kalau kebetulan saya yang “kena”, ya nggak apa-apa.”
Meski dilepas bebas, sampai saat itu (Oktober 1990-red), sang kambing belum punya nama. Tapi kambing ini cukup aktif. “Setiap upacara bendera, dia ikut berdiri. Kalau senam pagi, ikut lari-lari juga,” tambah J.P. Soebandono.
Ditulis oleh: Christantiowati
Dok. Bintang, No. 01/24 Oktober 1990, dengan sedikit perubahan




Komentar
Posting Komentar