VANESSA WILLIAMS
‘THE COMFORT ZONE’. Dengan album barunya (kala itu) yang melejitkan tembang Save The Best For Last, tampaknya Vanessa Williams (saat itu) 29 tahun, ingin membuktikan bahwa dia bisa lebih dari sekadar mantan Miss Amerika. Wanita kelahiran New York ini, tahun 1981 memperoleh beasiswa untuk belajar musik dan teater di Syracuse University. Berharap bisa mendapatkan beasiswa lebih banyak, tahun 1983 dia mengikuti kontes kecantikan ‘Miss New York’.
Setelah mengikuti kontes ini, rupanya dia ingin menguji kesanggupannya dengan tantagan yang jauh lebih besar. Dan ternyata usahanya tidak sia-sia. Pada tahun yang sama dia dinobatkan sebagai Miss Amerika. Dari sini perjalanan wanita cantik berkulit hitam ini mulai berliku-liku. Gelar yang juga diikuti sejumlah konsekuensi tertentu ini, malah membuatnya seperti lepas kendali. Apalagi setelah mau berfoto bugil di majalah ‘Penthouse’, dia semakin berliku saja perjalanan hidupnya.
“Semua terjadi begitu saja. Waktu itu aku berumur 21 tahun. Dan aku tidak menduga reaksi masyarakat sungguh luar biasa, itu benar-benar membuat aku ‘shock’,” ujarnya tentang foto bugilnya di ‘Penthouse’. Pengalaman ini ternyata bisa menjadi picu semangatnya. Impiannya untuk menjadi seorang penyanyi dan pemain film kian bergelora.
Albumnya, The Righ Stuff yang dirilis 1987 memang tidak begitu berhasil. Tapi album barunya (kala itu), The Comfort Zone, tampaknya (perkiraan waktu itu) bisa jadi awal kebangkitannya. Komentarnya tentang keikutsertaannya dalam kontes Miss Amerika?
Tapi album barunya (kala itu), The Comfort Zone, tampaknya (perkiraaan waktu itu) bisa jadi awal kebangkitannya. Komentarnya tentang keikutsertaannya dalam kontes Miss Amerika? “Aku tidak akan pernah melakukannya lagi dan tidak akan pernah menyuruh orang lain atau anak-anakku melakukan itu!,” tandas istri Ramon Harvey, (asat itu) 41 tahun, yang menikahinya Januari 1987 lalu.
Dari perkawinannya dengan Harvey, Vanessa memperoleh dua anak, Melanie (waktu itu 4 tahun) dan Jillian (waktu itu 2 tahun). Kalau mau melihat kecantikan atau menikmati vokal Vannesa, Anda (saat itu) bisa menyimak tayangan video musik Save The Best For Last yang belakangan (ketika itu) ini sering diputar RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia)/SCTV (Surya Citra Televisi Indonesia).
Ditulis oleh: Rohadi
Dok. Bintang – No. 65/Th. II/minggu keempat Mei 1992, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar