SEKILAS JEPANG - EISAKU YOSHIDA: "BERBULAN MADU DI JEPANG"
Eisaku Yoshida.
WAJAH Eisaku Yoshida, 1997, nongol lagi saban Senin pagi
lewat drama seri I Can’t Take My Eyes Off U yang ditayangkan Indosiar. Tapi
pemirsa di sini lebih terkesan dengan perannya sebagai Tatsuya Kanzkai
sekaligus Hikata Masaki dalam Anything For U (di Indonesia juga diputar
Indosiar-red).
Yoshida (waktu itu) tengah berbahagia. Persis pada ‘Valentine’s Day’ tahun 1997 ini, ia melepas masa lajang. Bertempat di sebuah gereja di Los Angeles, AS, Yoshida menyunting gadis fotomodel (era itu) bernama Risa Hirako.
Sudah beberapa bulan (sampai saat itu) sejoli yang sama-sama berusia (waktu itu) 26 tahun ini tinggal satu atap di sebuah apartemen di Los Angeles. Yoshida memang sudah 2 tahun belakangan itu (1995 hingga 1997-red) tinggal di Amerika. Aktor yang dikritik pers Jepang sebagai terlalu perhitungan dan sombong ini, menjalani kehidupan yang tak mudah di AS.
Ia bahkan sempat jadi tukang cuci piring. “Meski saya nganggur dan harus jadi tukang cuci piring, tak mengapa, asal bisa bersamanya,” begitu katanya. Aih, romantis beneeerr. Di Amerika pula, aktor yang memulai karier di usia 19 tahun ini, memperoleh kebebasan yang tak dapat dikecapnya di Jepang.
Resepsi pernikahan Yoshida-Hirako baru dilangsungkan tanggal 6 April 1997 lalu di Tokyo Imperial Hotel. Tentang pestanya ini Hirako berkomentar, “Aku penasaran juga kalau belum memperlihatkan penampilanku dalam gaun pengantin pada teman-teman di Jepang.”
Sumber BI (Bintang Indonesia) di Jepang melaporkan, sekitar 500 undangan yang terdiri dari kerabat dan teman dari kalangan artis hadir meramaikan pesta yang diperkirakan menghabiskan biaya 20-30 juta yen (sekitar – kala itu – 380-570 juta rupiah). Dalam resepsi itu Yoshida menghibur para tamu dengan melantunkan beberapa buah lagu.
Ini bisa dianggap pelepas rindu, karena (sampai saat itu) sudah setahun lebih Yoshida tak menggelar konser (konser tunggalnya yang terakhir – kala itu – digelar bulan Juli ’95). Pesta berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Ada juga adegan seru saat acara saling menyuapkan kue pengantin. Karena hidung Yoshida terkena krem dari kue yang disuapkan, tanpa ragu Hirako membersihkannya.
Mau tahu bagaimana caranya? Dijilat! Wouw! Pasangan ini memang tidak canggung menampakkan kemesraan di depan umum. Yoshida mengakui, “Sebagai suami, aku tidak akan luap untuk selalu mengatakan “aku cinta kamu” atau “Kamu cantik”. Pokoknya siang malam deh. Maklum, kami sudah lama tinggal di Amerika, jadi ya, mau tak mau terbawa ekspresi cinta ala Amrik.”
Negeri pizza Italia jadi pilihan tempat bulan madu mereka berdua. Dan setelah itu, rencananya (waktu itu) mereka akan menetap di New York. Yoshida (saat itu) akan meneruskan belajar di sana. “Banyak hal yang ingin saya pelajari,“ katanya. (Pihak Bintang waktu itu mengucapkan) selamat belajar didampingi istri tercinta deh.
Ditulis oleh: Mayawati Halim
YOSUKE EGUCHI KEMBALI DITINGGAL PACAR
Yosuke Eguchi.
SEPERTINYA, (perkiraan waktu itu) si gondrong Yosuke “Mikami” Eguchi memang ogah terikat. Dulu (sebelum 1997-red), kisah cintanya dengan Honami “Rika Akana” Suzuki, lawan mainnya dalam Tokyo Love Story (di Indonesia diputar Indosiar-red), berakhir tanpa sebab yang jelas.
Sampai akhirnya Suzuki menikah dengan Hitoshi Kawai, seorang reporter teve bidang balap motor, tahun 1993. Kemudian beberapa kali Eguchi dikkabarkan dekat dan jalan bareng dengan seseorang. Tapi setiap kali ditanya, pria berzodiak Capricorn ini selalu menggelak.
Terakhir (kala itu), bulan Januari tahun 1996 lalu, ia dipergoki tengah bersama aktris Chisato Morisaka. Tapi tak lama, di musim gugur tahun yang sama, dikabarkan keduanya telah saling mengucap kata pisah. Hubungan keduanya memang labil, sebentar serius, sampai tercium rencana pernikahan, di lain waktu berhembus kabar bubar.
Beberapa waktu sebelumnya, sebuah majalah terbitan Jepang memberitakan, keduanya tampak berlibur bersama selama 4 hari 3 malam pada bulan Januari tahun 1997 ini. Tapi rupanya itulah kebersamaan terakhir mereka.
Chisato Moritaka.
Moritaka memutuskan hengkang dari pelukan Eguchi setelah lelaki kelahiran Tokyo, 31 Desember 1967 itu tak memberi jawaban pasti soal pernikahan. Moritaka marah besar. Apalagi di suatu jumpa pers, Eguchi mengatakan sama sekali tak punya rencana nikah dalam waktu dekat (setelah bacaan ini dimuat Bintang-red).
Baru-baru itu, dikabarkan Moritaka sudah punya gandengan baru (kala itu). Tomonori Maeda namanya. Seorang pemain bisbol yang kebetulan difavoriti Moritaka. Mereka berkenalan lewat seorang teman Moritaka yang juga pemain bisbol, pada musim gugur tahun 1996 lalu. Jadi, kira-kira berbarengan dengan saat Moritaka putus pertama kali dengan Eguchi.
Kesamaan daerah asal membuat keduanya cepat akrab dan merasa saling cocok. Meski sama-sama sibuk dengan kegiatan masing-masing, mereka selalu menyempatkan diri bertemu. Ketika diminta konfirmasinya, Maeda tak membenarkan maupun menyangkal berita itu, sedangkan pihak Moritaka memilih tutup mulut. Lantas, Eguchi sendiri bagaimana? Nggak jelas. Karena ia enggan memberikan jawaban serius soal yang satu ini. Ah, Eguchi…. Mau cari pendamping yang seperti apa, sih?
Ditulis oleh: Mayawati Halim
Dok. Bintang – Edisi 321/Th. VII/minggu pertama Mei 1997, dengan sedikit perubahan





Komentar
Posting Komentar