RETURN OF THE CONDOR HEROES '95: "MASIH BELUM MAMPU MENGGESER POPULARITAS VERSI LAMA" (INDOSIAR, SETIAP SENIN-JUMAT Pkl: 17.00 WIB)


PESONA Andy Lau dan Idy Chan sebagai tokoh Yoko dan bibi Liong dalam serial Return of The Condor Heroes (ROTCH, diputar di Indonesia lewat Indosiar-red) benar-benar luar biasa. Tak satu pun dari tiga juta dua ratus ribu penggemar serial itu yang mampu melupakan ciamiknya mereka membawakan kisah indah asmara Yoko dengan bibi Liong. Bahkan setelah 14 tahun berlalu (sampai bacaan ini dimuat Bintang, 1997-red).

Pantas saja ketika tahun 1995, TVB memutuskan memproduksi ulang serial karya Louis Cha itu, protes pun bermunculan. Lontaran pedas kian tersebar di berbagai media cetak menjelang penayangan perdana ROTCH ’95 pada 31 Juli, dua tahun sebelum bacaan ini diturunkan Bintang (1995-red), di Hongkong.

Mereka meragukan TVB mampu mengulang sukses. Usaha TVB mengeluarkan biaya produksi sebesar dua puluh juta dolar HK itu dinilai cuma membuang uang. TVB tak mungkin bisa menemukan pengganti pemeran Yoko sebaik Andy Lau dan pelakon bibi Liong seciamik Idy Chan, tulis salah satu pembaca di salah satu mingguan teve di sana.

Tidak adanya tanggapan dari TVB membuat pemirsa makin mengkritik habis-habisan, terutama permainan Louis Ku (Yoko) dan Carman Lee (bibi Liong). Ku dinilai ketuaan memerankan Yoko yang dalam cerita berusia 16 tahun. Sedang Lee diprotes karena wajahnya yang terlalu garang. Beruntung produksi baru (kala itu) ini tidak sepanjang yang terdahulu, 50 episode. Kali ini cuma 32 episode. Protes pun akhirnya surut. Kala itu tercatat perolehan rating sangat kecil, TVB cuma bisa “gigit jari”.

Kalau mau disimak, sutradara Yuen Yung Ming sedikit melakukan perubahan pada cerita. Tapi itu tidak mengganggu jalannya cerita, karena Yuen tetap berpegang pada pakem lama. Di sini, dikisahkan Yoko sudah beranjak dewasa dan berguru dengan bibi Liong, si penunggu kuburan mayat hidup. Senantiasa hidup bersama-sama menjadikan keduanya saling jatuh cinta.

Hubungan keduanya terganggu gara-gara perbuatan jahanam rahib Coan Cin Pay, Cie Peng, yang dasarnya memang mencintai bibi Liong. Namun, cinta membuat Yoko tetap menyayangi kekasihnya itu, Kisah perpisahan selama 16 tahun hingga akhirnya bertemu kembali, juga dibeberkan. Perubahan besar yang cukup terasa hanya pada pergantian beberapa pemain utama.

Secara teknis, ditinjau dari tata kungfu dan kamera, serial ini jauh lebih menarik. Untuk penataan silatnya, TVB serius menanganinya. Mereka menyewa jasa abang Yen Piao, Yen Pao dari perusahaan kelompok Chan (milik Jackie Chan), sebagai penata silat. Namun, karena ini kaitannya dengan fanatisme penonton, ya susah buat TVB meraih simpati lebih.

1997, tinggal Indosiar, bisakah melampaui nilai rating perolehan TVB? Tapi, (perkiraan waktu itu) rasanya sulit, ya? Suara emas Yuni Shara yang senantiasa menyenandungkan lagu tema pada versi baru ROTCH ini malah hanya semakin membawa ingatan pemirsa pada versi lama. Hidup Andy Lau, hidup Idy Chan, hidup ROTCH versi lama!

Ditulis oleh: Funnywati Sucipto

Daftar nama pemain:

Louis Ku (Yoko), Carman Lee (bibi Liong), Pai Piao (Kwee Ceng), Wei Chiu Hua (Oey Yong), Gigi Fu (Kwee Hoe), Lee Yi Hung (Kweee Siang), Sidney Shie Li (Lie Moe Cioe), Liu Cia Hui (Kim Lun Hoat Ong/Hakim Roda Emas), Liu Ciang (Ang Cit Kong), Li Yao Siang (Ciu Pek Thong).

Dok. Bintang – Edisi 311/Th. VI/minggu keempat Februari 1997, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer