PROFIL SINGKAT: RANO KARNO
Akan timbul konflik baru dalam SDAS IV
AKTOR, sutradara, penyanyi dan pengusaha yang menjabat sebagai direktur utama di PT Karno’s Film ini, pada Sabtu (30/8/97) lalu mengadakan selamatan produksi sinetron Si Doel Anak Sekolahan IV (SDAS IV/RCTI). Acara yang dihadiri Mandra, Basuki, Cornelia Agatha, Suti Karno, dan Aminah Cendrakasih itu berlangsung sederhana dan hikmat.
Selain para pemeran SDAS IV, juga hadir anggota keluarga yang terlibat dalam manajemen dan produksi. Termasuk ibu kandung Rano Karno yang kebetulan berulang tahun. “Selain selamatan untuk SDAS IV, saya juga ingin merayakan hari ulang tahun ibu ke-59. Mudah-mudahan, dengan selamatan ini proses pembuatan sinetron SDAS IV berjalan lancar, dan ibu kami juga diberikan kekuatan dan umur yang panjang oleh Tuhan, amin,” tutur Rano saat memberikan kata sambutan.
Dalam sinetron yang direncanakan (waktu itu) terdiri dari 32 episode ini, ada beberapa adegan yang pengambilan gambarnya dilakukan di Swiss. “Saya sengaja memilih Swiss, karena di sana dominan dengan warna putih dan ada kesan romantisnya. Sebenarnya, ada tiga negara yang jadi pilihan. Antara lain Amerika, Inggris, dan Swiss. Ternyata, saya lebih tertarik dengan Swiss,” papar Rano.
“Dalam SDAS IV ini akan ada muka-muka baru. Tapi setelah Doel pulang dari Swiss,” lanjut Rano, sedikit buka rahasia. Menyinggung tentang biaya produksi selama syuting di Swiss, Rano menanggapi, “Sebenarnya saat ini (1997-red) saya sedang pusing. Habis dolar naik, sih.” Tapi lanjut Rano, walau dolar naik, dia (waktu itu) tidak akan menunda keberangkatan tim SDAS IV yang berjumlah kurang lebih 15 orang.
“Untuk skenario, saya kerjakan bersama teman-teman saya yang berjumlah enam orang. Saya sebagai ‘team leader’-nya. Mudah-mudahan dengan banyaknya perubahan di SDAS IV, pemirsa tidak akan meninggalkan acara ini,” harap Yose.
Ditulis oleh: Yose Fadly
Dok. Bintang – Edisi 339/Th. VII/minggu kedua September 1997, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar