PROFIL SINGKAT - MERIAM BELLINA
ANAK adalah segalanya. Itu ditunjukkan Meriam Bellina. Sesibuk apapun, Mer tetap menyusui anaknya. Saat syuting Kata Berkait (RCTI) beberapa waktu sebelum bacaan ini dimuat Bintang, Mer tak segan membawa putra bungsunya, Nigel. Bahkan sebelum syuting, Mer sempat menyusui bayinya (waktu itu). Itu membuat kru Kata Berkait memberikan penghargaan khusus pada Mer, Kamis (3/7/97) lalu.
“Mer datang lebih cepat dari jadwal syuting sambil membawa perlengkapan bayi. Kewajibannya sebagai ibu tetap dilakukannya di tengah kesibukan. Ini sangat menyentuh hati kami,” kata Muhammad Razif, produser Kata Berkait.
“Sesibuk apapun, anak tetap nomor satu!,” kata Meriam, ibu dari Abel Putra Abdi (waktu itu 5 tahun) dan Nigel Philo Abdi (waktu itu 1 tahun). Sampai saat itu, Mer tetap memberikan ASI pada putra bungsunya. Kalaupun Nigel harus ditinggal lama, Mer punya cara jitu.
“Saya menyimpan ASI di bunga es, biar tetap segar. Jadi, kalau saya pergi jauh, anak saya tetap dapat meminumnya kapan saja. Saking seringnya saya membeli bunga es, penjualnya sampai bilang, kenapa nggak bikin pabrik susu saja?,” jelas Mer, sambil tertawa. “Kalau Abel, cuma sempat saya beri ASI beberapa bulan saja, karena waktu itu saya belum tahu caranya,” katanya.
Ngomong-ngomong, kenapa nama kedua anaknya berakhir dengan huruf L? “Biar gampang ngomongnya. Saya khan cadel,” aku Meriam. Lalu, kapan nyanyi lagi? “Kalau untuk ‘show’ masih terus jalan. Untuk album baru, saya sudah mulai masuk studio rekaman sambil terus cari lagu,” akunya (waktu itu).
Ditulis oleh: Rommy Ramadhan
Dok. Bintang – Edisi 330/Th. VII/minggu kedua Juli 1997, dengan sedikit perubahan

.jpg)
.jpg)


Komentar
Posting Komentar