PROFIL SINGKAT: MANDRA
TOKOH dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan (SDAS/RCTI) yang
selalu berselisih pendapat dengan mas Karyo (Basuki) ini, ternyata trauma naik
pesawat. Tak heran kalau dia mengaku pikir-pikir dulu kalau diajak syuting SDAS
IV ke Swiss. Trauma Mandra berawal saat dia melakukan perjalanan ke
Ujungpandang, kira-kira dua bulan yang sebelum bacaan ini dimuat Bintang (Juli
1997-red).
”Pesawat yang gue tumpangi tiba-tiba goyang kenceng banget. Gue minta pesawat itu turun lagi,” cerita Mandra. Sampai September 1997, rasa takut Mandra masih berlanjut. “Padahal gue sudah tiga kali mencoba naik pesawat lagi. Tapi perasaan takut itu tetap aja nggak pernah hilang. Makanya gue nggak mau naik pesawat lagi,” kata Mandra (waktu itu).
Perselisihan Mandra dengan mas Karyo masih terus berlanjut dalam SDAS IV. Apalagi tokoh si Doel digambarkan sudah sukses. “Dalam SDAS IV, peran gue tambah berat. Soalnya, menurut skenario akan timbul konflik antara gue dengan si Doel, yang sudah sukses. Dan gue juga akan jadi orang yang lebih dewasa, karena gue jadi orang yang harus bertanggung jawab ke empok gue dan keponakan gue, menggantikan si Doel selama berada di Swiss,” papar Mandra.
Mandra (waktu itu) berharap pemirsa masih menerima kehadirannya di SDAS IV. “Gue berharap pemirsa nggak bosen liat muka gue di teve. Karena tanpa pemirsa gue nggak mungkin bisa kayak gini. Makanya, gue akan berusaha berbuat yang lebih baik lagi di SDAS IV nanti,” harap Mandra (waktu itu).
Ditulis oleh: Yose Fadly
Dok. Bintang – Edisi 339/Th. VII/minggu kedua September
1997, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar