PROFIL MANDARIN - WAWANCARA THERESA LEE "KWEE SIANG" YI HUNG: "PUNYA PACAR SEGANTENG ROBERTO BAGGIO"
SUDAH umum bahwa jalur tercepat untuk menjadi artis di
Hongkong SAR adalah lewat kontes ratu kecantikan. Karena itu tidak heran
berbagai perlombaan kecantikan seperti ‘Miss Asia Pageant’, ‘Miss Hongkong’,
selalu bejibun peminatnya. Theresa Lee Yi Hung, salah satunya. Ia termasuk
salah seorang artis yang memulai karier dari kontes kecantikan.
Sejak duduk sebagai pemenang ketiga ‘Miss Hongkong’ tahun 1994 (“Karena tidak pandai berbahasa Kanton, saya jadi pemenang ketiga, hahaha,” candanya), pemeran Phoenix, ahli bahan pelacak yang gagu dan tuli di film Downtown Torpedoes yang (waktu itu) lagi beredar di bioskop di Indonesia ini, otomatis mulai jadi perhatian masyarakat. TVB tercatat sebagai stasiun teve pertama yang menggaetnya bermain serial.
Ia dipercaya berperan sebagai Kwee Siang dalam serial ‘remake’ Return of The Condor Heroes (di Indonesia diputar Indosiar-red). Munculnya pro kontra publik terhadap serial itu juga semakin menyuntikkan popularitas untuknya, memungkinkannya merambah dunia layar perak. Salah satunya yang (sampai saat itu) sudah pernah Anda saksikan di layar Indosiar, What A Wonderful World. Di mana ia tampil bareng Andy Lau.
Lucunya, anggapan bahwa kontes kecantikan merupakan jembatan menuju dunia akting, justru ditentang keras oleh Theresa. Dalam wawancara dengan BI di Hongkong beberapa waktu sebelumnya, dara (era itu) kelahiran Hongkong, 25 Februari 1970 ini, beralasan iseng belaka ikut kontes, “’hao wan, ma’ (menyenangkan-red). Tak ada maksud lain. Asal tahu asasja, saya ini termasuk orang yang selalu ingin mencicipi sesuatu yang baru.
Pokoknya, apa saja ingin saya coba. Makanya, itu juga yang jadi alasan saya menerima tawaran main film. Main film menyenangkan. Apalagi kalau perannya bukan jadi wanita kelmak-kelemek. Itu sesuai dengan karakter saya,” kilah perawan bertinggi 165 cm.
Karena itu, pemuja tokoh kartun Winnie The Pooh yang semasa kecil bercita-cita jadi penulis ini, mengaku senang memerankan tokoh Kwee Siang kendati dalam serial itu ia tak punya kesempatan beradegan silat seperti yang dibayangkan sebelumnya.
“Saya merasa kami punya bersamaan sifat, sama-sama enerjik, tegas, dan mandiri! Saya merasa seperti memerankan diri sendiri! Rasa senang inilah yang kemudian menutupi penyesalan saya sebelumnya karena tak bisa ciat-ciat seperti yang dikira semula!,” tegas gadis (era itu) yang sejak usia 6 tahun diboyong orangtuanya hijrah ke Kanada.
Dalam perbincangan siang itu, Theresa yang (waktu itu) sudah lancar berbahasa Kanton dibanding Mandarin, juga melontarkan ketidaksukaannya pada tokoh Yoko. “Orangnya tidak tegas, ia bukan pria yang cocok buat saya. Saya lebih memilih lelaki yang terbuka dan tidak banyak basa-basi, seperti pacar saya sekarang (1997-red)!,” tukas sarjana psikologi lulusan sebuah universitas di Kanada ini.
Berbalik dengan artis Hongkong yang suka menutupi kisah cintanya, Theresa yang (waktu itu) tengah bercita-cita membangun rumah impiannya di Kanada tak sungkan bercerita tentang kisah cintanya dengan Michael. “ia cinta pertama saya. Gantengnya tidak kalah dengan Roberto Baggio. Hahaha. Kami sudah menjalin hubungan 5 tahun. Umurnya beda setahun dengan saya, 28 tahun,” paparnya (waktu itu).
Diakui pecinta anjing ini, kesamaan hobi olahraga yang membuatnya jatuh hati pada pria bule itu. “Saya ini suka sekali olahraga. Kebetulan di amantan pemain sepakbola di Kanada. Jadi, kloplah. Asla kamu tahu, tak cuma selama di Kanada saya rajin berolahraga, di sini pun saya ikut kesebelasan sepakbola artis. Saya juga biasa lari maraton selama 4 jam 7 menit. Karena itu tubuh saya tak pernah gemuk meski hobi makan,” tambahnya.
Mengenai peresmian hubungannya, Theresa senyum-senyum misterius. “Belum tahu. Tapi yang pasti saya cinta sekali padanya,” sambungnya. Tanpa diminta lagi, pengagum Shirley MacLaine ini segera mendefinisikan kata cinta. “Cinta buat saya seperti begini, tatkala menemuakn orang yang kamu sukai, selamanya kamu ingin hidup bersamanya,” cerocosnya. (Pihak Bintang waktu itu mengucapkan) makanya, cepetan nikah, dong, Theresa!
Ditulis oleh: Funnywati Sucipto
Alamat Theresa Lee
Image Impact Ltd
BLk 2, 6/F, Tian Chu Centre
Kowloon, Hongkong
Dok. Bintang – Edisi 339/Th. VII/minggu kedua September 1997, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar