MUSIK TV (3-9 APRIL 1995)

DI TANGGA LAGU INDONESIA, CHINTAMI MENGUJI KEMAMPUAN JADI PEMBAWA ACARA (TVRI PROGRAMA 1 – SABTU, 8 APRIL 1995 Pkl: 21.30 WIB)

Chintami, untuk pertama kali


BULAN April adalah “Tahun Baru” bagi TVRI. Baru, karena pada bulan itulah selalu ditetapkan perubahan, penambahan atau malah pengurangan mata acara, yang disebut pola acara terpadu. Salah satu yang menarik dibicarakan pada pola acara terpadu tahun 1995/1996 adalah di seksi hiburan dan musik. Awal bulan, tepatnya. Sabtu minggu kedua (8/4/95), - waktu itu - akan muncul sebuah paket yang (waktu itu) tergolong baru, bertajuk Tangga Lagu Indonesia (TLI).

Sebuah paket yang menurut Wirdaningsih, koordinatornya, telah dirancang sejak tahun 1994 lalu. “Ketika proposal saya sodorkan ke TVRI, tidak ada masalah. Tapi ada yang menyarankan agar mulainya pas pola acara baru,” jelas Wirda (waktu itu).

TLI adalah sebuah paket yang materinya berasal dari tangga lagu puluhan radio di Nusantara. Radio TMI (Terminal Musik Indonesia) sebuah radio swasta yang mengkhususkan diri menyiarkan lagu-lagu pop Indonesia di Jakarta, ditunjuk sebagai koordinator.

“Masing-masing radio akan mengirim hasil tangga lagu di radionya ke TMI. Bagian pengolahan data di TMI kemudian mengerjakan penghitungan. Sepuluh besar lagu-lagu yang dipilih pendengar radio itulah yang menjadi materi TLI,” kata Wirdaningsih.

Jika Anda penonton televisi yang doyan ganti-ganti ‘channel’, bisa jadi Anda menyaksikan sebuah paket bertajuk Gala alias Tangga Lagu, dengan pembawa acara Titi DJ, di RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia), belum lama (waktu itu), yang polanya begitu dekat dengan TLI. Menanggapi ini, Wirda mengatakan, “Yang penting kita tidak saling menjiplak. Boleh saja materi berdekatan, tapi kita lihat cara menyajikannya.”

Ini sebuah janji. Wirda nampaknya malah mendapat ide untuk mengembangkan acaranya setelah menonton acara punya RCTI. “Gunawan sebagai pengarah acara sudah punya bayangan mengantisipasi paket ini menjadi sebuah paket menarik! Apalagi kru ‘editing’ yang ditruunkan TVRI seperti Ojos, bukan editor sembarangan! Dia juga pasti tidak ingin hasil editannya begitu saja!,” kata Wirda berapi-api.


Yang lebih menarik lagi adalah, kesepakatan tim pengolah paket ini memutuskan pembawa acaranya, Chintami Atmanegara. Ketika dihubungi Citra, Tami, panggilan akrabnya mengatakan, “Ini sebuah tantangan. Saya belum pernah menjadi pembawa acara seperti ini. Tapi akan saya coba dan saya berusaha memberikan yang terbaik.”

Ketika ‘meeting’ di rumah Chintami, bilangan Permata Hijau, penyanyi berputra satu itu begitu tekun membaca naskah yang akan dibawakannya. Di situ pula terjadi rembukan bagaimana membuat ‘opening’, ‘closing’, bahkan gaya dan cara Tami mengantar lagu per lagu.

“Kita akan memvisualkan bagaimana radio mengolah tangga lagu. Kita akan syuting di radio di TMI,” kata Wirda. Eddy Susilo, boss radio TMI membenarkan itu, dan membenarkan keterlibatan radionya untuk paket ini. Siapa saja yang (waktu itu) akan bertengger di tangga lagu tayangan perdana ini? (Ajakan pihak Citra waktu itu) mari sama-sama kita tunggu, sembari menyaksikan Tami, pembawa acara menguji kemampuannya.

Ditulis oleh: Hans Miller Banureah


MONTREUX JAZZ FESTIVAL 1990 (ANTEVE – SELASA, 4 APRIL 1995 Pkl: 21.30 WIB)

Al Jarreau 


Penyanyi/lagu (dalam Montreux Jazz Festival 1990):

Van Morrison – Sweet Thing

The Neville Brothers – Bird On The Wire

Moarisa Monte – Ensaboa

Al Jarreau and Randy Crawford – Street Life

Jorge Ben – Pais Tropical

Beth Carvalho – As Rosas

Luiz Caldas – Aquarella/Noites Carioca

Marisa Monte – Volte Para O Seu Lar

Caetano Veloso – Nothing But The Flowers

Etta James – Running and Hiding Blues

Ditulis oleh: Hans Miller Banureah


 Dok. Citra – No. 262/V/3-9 April 1995, dengan sedikit perubahan 

Komentar

Postingan Populer