MMP TAMPUBOLON

 
KEPALA seksi siaran olahraga sub-direktorat pemberitaan TVRI ini merasa tidak perlu berkecil hati lantaran tidak bisa berangkat menyertai tim peliput Olimpiade Barcelona. Meski secara struktural, bang Tampu, panggilan akrabnya, sangat berkepentingan dengan peristiwa olahraga dunia tersebut.

“Pendaftaran nama-nama yang berangkat ditutup Desember (1991-red), sedangkan saya baru menduduki jabatan ini bulan Maret (1992-red). Dan ketika diurus, mereka (panitia, maksudnya) bilang, “’No replace’.” Dengan kata lain, saya terlambat ‘start’,” urainya. Penggemar tenis ini juga berusaha meyakinkan, bahwa yang berangkat adalah kru TVRI pilihan. Yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh hari.

Jadi, lanjutnya, “Saya dan kita di sini tak perlu khawatir dengan kerja mereka. Lagipula, tugas kru di Jakarta tidak kalah berat dibanding dengan di Barcelona!,” tutur MMP Tampubolon yang sebelum menghuni kantornya di lantai III sub-direktorat pemberitaan TVRI, Senayan, Jakarta, pernah bertugas di Bandung (4 tahun) dan setahun di Surabaya.

Ditulis oleh: Ferry “Pey” Ferdinand

Dok. Citra – No. 120/III/15-21 Juli 1992, dengan sedikit perubahan


Komentar

Postingan Populer