MELROSE PLACE: "JAKE MENGAMUK DI KANTOR AMANDA" (SCTV - SETIAP KAMIS Pkl: 21.30 WIB)

 

DI Melrose Place (SCTV) tidak pernah ada masalah seserius hubungan seks. Mabuk sampai masuk penjara, berada di ambang maut karena digerogoti tumor, atau bahkan terbakarnya restoran Kyle di Boston hanyalah masalah “dingin” yang dengan datar dikeluhkan oleh mereka yang mengalmainya. Tapi kalau masalah sudah bergeser ke urusan perselingkuhan, seisi Melrose Place terguncang. Ironis, karena aktivitas seks dipandang sebagai kegiatan biologis keseharian seperti makan dan minum.

Mestinya tak satu pun dari penghuni Melrose Place risau akan hal ini. Toh hampir setipa orang di sana pernah mengalami hubungan kasih yang demikian intim dengan lawan jenis satu sama lain. Pertemanan yang terjalin berkembang jadi hubungan intim yang layak disebut pertandingan kompetisi penuh, alias tiap orang pernah menjajal hubungan satu dengan lainnya.

Tapi, kejanggalan inilah yang membuat kehidupan di Melrose Place menarik. ‘Sex changes everything’. Hubungan interpersonal atau dalam kerangka bisnis yang tadinya biasa-biasa saja, bisa jadi menarik setelah seks ambil bagian.

Kemelut Megan-Michael belum juga usai. Kalau tadinya Michael yang merasa menang, sekraang giliran Megan menunjukkan keberangannya. Baginya sudah cukup kekesalan yang dia alami. Maka, ketika Michael mengajaknya berdamai, dan bersedia berhubungan seks walaupun itu melanggar janjinya kepada Kimberly, Megan menolaknya mentah-mentah. Dengan marah dikatakannya bahwa ia mulai membenci Kimberly dan memutuskan untuk berhenti berbagi (suami) dengannya.

Tentu saja kemarahan Megan beralasan. Pada malam sebelumnya Kimberly meminta Michael bersetubuh dengannya, dan itu dijadikan alasan yang membuat tubuhnya merasa lebih baik. Dan Megan akan lebih murka lagi kalau tahu apa yang dikatakan Kim pagi hari setelah “malam yang melelahkan” itu. “Ironis bukan? Lebih mudah bagiku melupakan penyakit kanker ini daripada kamu melupakan Megan,” kata Kimberly. Oh, Michael yang malang.

Lain Michael, lain pula Jake. Usahanya mempertahankan anaknya yang sedang ikandung Alison kelihatannya akan sia-sia. Wanita itu bersikukuh dengan pendiriannya untuk aborsi. Belakangan diketahui, Alison melakukan itu karena ingin bekerja kembali dengan Amanda. Marahalah Jake. Dicarinya Alison di kantor Amanda. Di sana kemarahannya tertumpah pada Amanda. Karena Amanda melecehkannya, ia mengamuk dengan menghancurkan peralatan yang ada di sana.

Bukan Melrose Place kalau tidak ada kisah baru mengenai persebadanan tak layak, atau tepatnya hubungan intim bagi dua insan yang tak berhak untuk itu. Setelah menggelar Michael yang bercinta lagi dengan Kimberly, (belakangan itu) Jake dikisahkan berhubungan lagi dengan Colleen, mantan pacarnya.

Dok. Bintang – Edisi 339/Th. VII/minggu kedua September 1997, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer