MEDLEY - IDA ROYANI: "SAINGANNYA NENEK-NENEK"

 

SEBELUM tahun 1978, “Saya tergolong orang yang larut dalam arus mode. Bahkan apa yang belum orang pakai, saya sudah pakai, “aku desainer busana muslim, Ida Royani, dengan jujur. Dan memang harus diakui, di masa itu, Ida dianggap salah satu “motor” gaya berbusana mengenakan celana pendek ketat dipadu sepatu boot tinggi.

Namun, setelah 78 bergulir diganti 79, Ida yang (waktu itu) bakal kembali unjuk kemampuan akting bersama Benyamin S lewat sinetron Mat Beken (TPI), berubah 180 drajat. Ia mulai mengenakan busana muslim yang hanya menampakkan wajah dan telapak tangan. “Waktu pertama kali memakainya, tak sedikit yang mencibir. Dan kalau saya jalan-jalan ke pertokoan, saingan saya saat itu cuma nenek-nenek dan anak-anak madrasah dari kampung,” ujar Ida sambil tertawa.

Namun, Ida tak perduli semua itu. Ia makin asyik berbusana muslim, sekaligus mendesain dan memasarkannya. Ia bahkan mulai melakukan pagelaran busana muslim secara kecil-kecilan. “Pertama kali saya lakukan di rumah Menteri Agama Munawir Sjadzali,” akunya. Ia sangat yakin, sikap yang diambilnya itu teramat tepat.

“Dalam Q.S. An Nur 31 dan Al Ahzaab 59, jelas dikatakan pakaian wanita itu menutup aurat. Dan dalam Hadits dijelaskan, hanya wajah dan telapak tangan wanita saja yang boleh terlihat oleh bukan muhrimnya,” papar Ida lagi dalam konferensi pers pagelaran Trend Busana Muslim Indonesia ’95 yang (waktu itu) akan diadakan Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) dan Sahid Jaya Hotel & Tower, 26 Januari 1995 (yang waktu itu akan) datang, guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1415 H.

Di kesempatan itu pula, Ida melontarkan semacam otokritik terhadap sesama desainer busana muslim. “Aneh, ada desainer yang mengaku membuat busana muslim, tapi potongannya ketat sehingga memperlihatkan lekuk tubuh si pemakai. Sudah begitu bahannya meneragawang dan pakai belahan lebar di bagian bawah. Waduh,…” Ayo ngaku, siapa yang melakukan hal itu?

Ditulis oleh: Maman Suherman

Dok. Citra – No. 252/V/23-29 Januari 1995, dengan sedikit perubahan


Komentar

Postingan Populer