KARYA CIPTA VIDEO MUSIK INDONESIA: "EPISODE YANG PANTAS JADI KALEIDOSKOP VIDEO MUSIK INDONESIA" (RCTI - SABTU, 12-19 JANUARI 1997 Pk: 15.00 WIB)

 Diskusi tentang perjalanan video musik Indonesia dan telaah tentang eksistensi Piala Visia


PEMIRSA yang (waktu itu) belum tahu secara lengkap video apa saja yang berhasil menjadi finalis dan berhak memperebutkna piala Visia (Video Musik Indonesia Award ’96), - saat itu - akan mendapat informasi lengkap jika menyaksikan KCVMI edisi Januari ’97 ini. Sayang, jika melewatkan acara ini, pasalnya, episode ini bisa dibilang sebagai kaleidoskopnya video musik Indonesia sepanjang tahun 1996.

Karena bukan saja menyajikan informasi lengkap 11 video terbaik yang maju ke ‘grand final’, namun juga menyuguhkan wawancara sutradara video, komentar beberapa artis dan model pendukung video musik yang (ketika itu) bakal bertarung di babak ‘grand final’ yang diadakan bulan Maret 1997 (yang saat itu akan) datang.

Yang tak kalah menarik adalah diskusi tentang perjalanan video musik Indonesia dan telaah tentang eksistensi Piala Visia di antara penghargaan lain yang ada di Indonesia. Diskusi yang dipandu wakil pemimpin redaksi tabloid Bintang Indonesia ini (waktu itu) akan menampilkan sutradara Garin Nugroho dan tokoh musik Chris Pattikawa.

Kalau dibilang episode ini sebagai acara spesial, rasanya tak berlebihan. Banyak hal yang membuat kesan spesial itu, nampaknya (perkiraan waktu itu) akan dirasakan pemirsa. Di antaranya, dari sisi penataan dekor dan pembagian segmen.

Kalau dalam episode 12 Januari 1997 dijadikan andalan adalah cuplikan dan ulasan tentang semua video terbaik KCVMI periode ’96, pada episode lanjutan, 19 Januari 1997, yang jadi unggulan adalah tayangan 11 video ‘runner-up’ dan 11 video favorit. Dengan kelengkapan materi seperti ini, rasanya tak ada lagi alasan untuk melewatkan acara ini. Paling tidak, pemirsa bisa menyaksikan lagi video musik yang dijagokan dalam kompetisi tahunan (‘grand final’).

Video musik yang ditayang ulang tanggal 12 Januari 1997

 

1.       Suratku (Hedi Yunus) – terbaik bulan Februari ‘96

2.       Ingat-Ingat Pesan Mama (Oppie Andaresta) – terbaik bulan Maret ’96

3.       Kala Sang Surya Tenggelam (Chrisye) – terbaik bulan April ’96

4.       Bawa Daku Pergi (Ruth Sahanaya) – terbaik bulan Mei ‘96

5.       Biar Sepi Bernyanyi (Chintami Atmanegara) – terbaik bulan Juni ’96

6.       Salam Terakhir (Five Minutes) – terbaik bulan Juli ‘96

7.       Andai Dia Tahu (Kahitna) – terbaik bulan Agustus ’96

8.       Kebebasan (Singiku) – terbaik bulan September ‘96

9.       Rumahku (Oppie Andaresta) – terbaik bulan Oktober ‘96

10.   Teman baik (Nugie) – terbaik bulan November ’96

Video musik yang ditayang ulang tanggal 19 Januari 1997

 

1.       Selama Kau Di Sini (Chintami Atmanegara) – ‘runner up’ bulan Februari ‘96

2.       Miliki Diriku (Memes) – ‘runner up’ bulan Maret ‘96

3.       Apa Jadinya (Dewi Gita) – ‘runner up’ bulan April ‘96

4.       Damai (Anang Hermansyah) – ‘runner up’ bulan Mei ‘96

5.       Nombok Dong (Iwa K) – ‘runner up’ bulan Juni ’96

6.       Dengan Logika (Katon Bagaskara) – ‘runner up’ bulan Juli ’96

7.       Kram Otak (Iwa K) – ‘runner up’ bulan Agustus ’96

8.       Tak Ada Waktu (Nita Tilana) – ‘runner up’ bulan September ’96

9.       Ya Udah (Humania) – ‘runner up’ bulan Oktober ’96

10.   Lumpia vs Bakpia (Project Pop) – ‘runner up’ bulan November ‘96

11.   Matahari (Denada) – ‘runner up’ bulan Desember ’96

 

Dok. Bintang – Edisi 305/Th. VI/minggu kedua Januari 1997, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer