JUMPA SENIMAN DAN TOKOH: "MENYULAP DEKOR GEBYAR" (TVRI PROGRAMA 1 - SELASA, 21 JULI 1992 Pkl: 23.00 WIB)
Ada latar belakang tembok berpilar, dan di antara pilar itulah kemudian JST menggantung kartun berbentuk berlian. Itu sulapannya. Tak jadi soal, karena kemudian penyanyi-penyanyi kondang (waktu itu) bakal muncul di sana. Diiringi BKS Selection Big Band pimpinan Didiek SSS, Dian Piesesha, Puput Novel, Harvey Malaihollo, dan Ermy Kullit (waktu itu) bakal beraksi.
Selain jitu dalam pemilihan mtaeri lagu, penyanyi-penyanyi ini pun mempertontonkan teknik-teknik bernyanyi yang apik. Anda bisa menduga bagaimana Ermy Kullit mengolah lagu lewat vokalnya yang empuk dengan aransemen yang lebih manis. Begitu pula Harvey yang biang festival itu. Pembawa acara (waktu itu) masih Nita Bonita. Dengan kostum yang tak kalah ‘trendy’ dari yang dikenakan penyanyi, Nita menggiring setiap pengisi untuk wawancara.
Dari semua wawancara yang dilakukan untuk para penyanyi itu, rasanya hanya dengan Harvey yang lebih menarik, meminta komentarnya tentang keberhasilan Ruth Sahanaya dan Trie Utami membelah festival internasional. Sayang, Harvey tak berkomentar. Dia cuma mengucapkan selamat. Padahal, mestinya dia bisa bercerita banyak, apa dan bagaimana festival internasional itu.
Selain para penyanyi itu, (waktu itu) akan muncul pula dua tokoh tamu, Ir. N. Syamsul Romli, direktur PAM Jaya dan Ir. Bambang Riyadi Sugomo. Tentu saja selain diwawancara, mereka (waktu itu) ditodong bernyanyi.
Ditulis oleh: Hans Miller Banureah
Penyanyi/lagu (dalam Jumpa Seniman dan Tokoh edisi 21 Juli 1992):
Dian Piesesha – Somewhere/Di Sini Hati Terpaut
Harvey Malaihollo – Kaulah Segalanya/You To Me Are
Everything
Ermy Kullit – You’ve Got A Friend/Cerita Lama
Puput Novel – If It’s Over/Kau Kudamba
Ir. N. Syamsul Romli – Autumn Leaves
Ir. Bambang Riyadi Sugomo – Jatuh Cinta
Dok. Citra – No. 120/III/15-21 Juli 1992, dengan sedikit
perubahan



Komentar
Posting Komentar