JOYCE HYSER (ALISON GOTTLIEB, L.A. LAW - RCTI, SENIN Pk: 21.40 WIB/SCTV, SENIN Pkl: 23.30 WIB)

 


Joyce Heyser sadar dirinya jelita, dan dia perlu menjaganya lewat ‘fitness’. 


"BERJANJI DENGAN DUKUN"

GOSIP yang menyangkut seks hampir selalu menimpa bintang-bintang terkenal. Soalnya, makin tak aneh kalau hal itu dialami oleh Joyce Hyser, (waktu itu) 33 tahun, pemeran Alison Gotlieb, sutradara video, dalam seri LA Law (di Indonesia diputar RCTI/SCTV-red). Penampilan Hyser yang menggairahkan makin memungkinkannya diserang gosip.

“Sangat sering orang bertanya kepada saya tentang hubungan saya dengan Jimmy (maksudnya Jimmy Smits, pasangan mainnya dalam LA Law sebagai Victor Sifuentes-red). Saya menduga, adegan seks yang kami lakukan rupanya terlalu berlebihan untuk ditampilkan di layar teve,” ungkapnya.

Tetapi, ia tak kaget. Gosip sudah begitu akrab menyelimuti diri aktris ini. Ia banyak diberitakan terlibat percintaan dengan para petualang cinta seperti Warren Beatty, Bruce Springsteen, dan Timothy Hutton. Media cetak lebih suka memberitakannya dalam soal beginian daripada bakatnya sebagai aktris.

Menghadapi kenyataan ini, Hyser bersikap realistis. “Inilah kenyataan yang tak bisa saya tolak,” ujarnya sambil berbaring santai di sofa panjang di sebuah apartemen di Studio City Hills, tempatnya tinggal.

Padahal, sebenarnya ia sudah bosan dengan petualangan cinta. “Berkali-kali saya mencoba membina hubungan yang baik dengan lelaki, tetapi semuanya gagal. Sekarang (1990-red) hidup saya hanya untuk karir. Saya akan menggunakan setiap hubungan utnuk kepentingan karir. Saya bahagia hidup sendiri,” akunya.

Pada 1977, ia berkenalan dengan rocker Bruce Springsteen. Perkenalan ini melibatkan mereka dalam sebuah percintaan yang cukup panjang – 5 tahun. “Hubungan itu mengubah seluruh pola hidup saya. Saya mulai berkenalan dengan orang-orang terkenal.”

Lalu ia terlibat hubungan dengan Warren Beatty. Waktu itu ia beprikir, hubungan ini akan berlangsugn langgeng. “Tetapi, memang benar omongan koran. Kalau Warren bisa berhubungan dengan orang semacam Julie Christie dan Diane Keaton, dan diakhiri dengan perceraian, kenapa tidak begitu juga dengan Joice Hyser?,” kata Hyser. Pengalaman pahit meliputi Hyser dalam percintaannya. Begitu juga dengan kariernya.

Ia memulai karir aktingnya menjadi pendamping Dorothy Stratten dalam They All Laughed. Kemudian Hyser menjadi lawan main John Travolta dalam Staying Alive. Selanjutnya disusul dengan beberapa film lagi. Tetapi semuanya tak membuatnya menonjol.

Karirnya yang tersendat-sendat membuat Hyser frustrasi. Selama 3 tahun ia tak bekerja. Ia merasa benci dengan situasi Hollywood yang dipenuhi intrik. Kesempatan yang seharusnya diberikan kepadanya akhirnya direnggut oleh aktris lain yang punya nama lebih besar. Frustrasinya dalam karir semakin diberati dengan perceraiannya dengan Warren Beatty, Juli 1988. Tetapi perceraian ini juga barangkali yang membuatnya bangkit dari keterlenaan.

Kebangkitannya dimuali dengan pertemuannya dengan teman lamanya yang selama itu lewat dari perhatiannya. Ternyata teman lama itu memiliki kemampuan supranatural. Hyper terpengaruh oleh desakan si teman wanita. Ia berjanji untuk berakting kembali. Ia bahkan rela untuk hanya bermain dalam film iklan, kalau memang hanya itulah peran yang bisa dijalaninya.

Kemudian, ia mendapatkan kesempatan untuk berperan dalam LA Law yang mengangkat namanya ke jajaran aktris top Hollywood. 1990? Benarkah sudah tak ada minat lagi untuk bercinta? “Mungkin lebih baik saya mencari orang biasa untuk teman hidup.” Ia kecewa benar dengan orang-orang terkenal.

Ditulis oleh: Frans Kowa

Dok. Bintang – No. 01/24 Oktober 1990, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer