IRAMA MASA KINI BUKAN HANYA SAMA DENGAN IRAMA DANGDUT, TAPI JUGA SAMA DENGAN SAFARI (IRAMA MASA KINI, TVRI PROGRAMA 1 - SABTU, 23 MEI 1992 Pkl: 21.30 WIB)
TELINGA, SELERA. Tudingan yang mengatakan Irama Masa Kini
(IMK) sama dengan irama dangdut memang tak sepenuhnya salah. Terbukti lewat
beberapa tayangan terakhir (belakangan itu), IMK memang begitu sarat dengan
jenis musik itu, musik yang oleh sebagian orang dikatakan begitu mendominasi di
jajaran paket musik TVRI.
Padahal, kalau mau lebih bijaksana menyimak, dangdut memang (waktu itu) belum terlalu menguasai paket-paket musik yang ada. Setidaknya, (waktu itu) masih ada beberapa paket musik komersial yang justru seperti mengharamkan lagu jenis ini dimunculkan di sana. Tak apa. Semua ini memang cuma tergantung selera saja.
Seperti halnya jenis musik lain, baik pop, rock, bahkan keroncong sekalipun, masing-masing selain punya penggemar yang berbeda, juga punya ciri yang kental pula. Musik rock, misalnya, yang begitu identik dengan rambut gondrong yang awut-awutan, serta pakaian yang ajaib di mata para orangtua. Bukan itu saja. Jenis musik yang iramanya begitu menghentak itu pun tak jarang dimusuhi oleh telinga orang-orang tua (era itu). Tapi itu juga masalah selera.
Sebaliknya, orangtua kebanyakan berselera pada jenis-jenis musik keroncong atau jazz. Selain iramanya yang mengalun tenang, bahkan kerap mendayu-dayu, bisa dihayati oleh telinga kaum tua (era itu). Beda dengan jenis pop yang kelihatannya bisa masuk di segala usia, meski yang namanya jenis pop memang bisa bercampur dnegan musik jenis lain.
Pop rock, misalnya, hasil perpaduan jenis pop yang dicampur unsur rocknya. Misalnya lagu-lagu yang seringkali didatangkan oleh penyanyi Malaysia, Amy Search. Atau pop dangdut yang juga hasil modifikasi dangdut dengan pop. Masih bisa ditambah jenis-jenis pop lainnya, pop kreatif, misalnya. Tentu saja jenis musik yang beragam, juga untuk memenuhi selera yang beragam pula.
Tapi sangat salah kalau yang namanya Irama Masa Kini itu
diidentikkan hanya oleh satu jenis irama saja, dangdut. Mestinya di tayangan
musik ini bisa tampil segala jenis irama, bukan melulu dangdut. Terlebih materi
paket musik ini juga nyaris sama dengan deretan nama penyanyi yang pernah muncul
lewat Safari.
Hanya saja di IMK visualnya memang bisa tampil lebih menarik ketimbang yang Safari. Terlepas dari itu, kita (waktu itu) doakan saja untuk paket kali ini, bukan hanya irama dangdut saja yang bisa mewakili dan hadir di Irama Masa Kini.
Ditulis oleh: Turlukitaningdyah
Daftar lagu-lagu (dalam Irama Masa Kini edisi 23 Mei 1992):
Bohong – K.A.Z
Kembalikan Dia – Asep Irama
Cing Culungan – Kicky A.B.
Basah Kembali – Jhonny Iskandar & Mega Mustika
Mas Kok Loyo – Merry Andani
Rujak Jeruk – Ho-no-co-ro-ko
Disko Mabuk dan Judi – Cucu Cahyati
Kasihku Alibaba – Pipin Rejeki
Kasur dan Kapuk – Doel Sumbang
…… - Hana Marlina
Ada-Ada Saja – Nina Nirmala
Bagai Makan Di Daun – Fenti Nur
Dok. Bintang – No. 65/Th. II/minggu keempat Mei 1992, dengan sedikit perubahan




Komentar
Posting Komentar