INTRO: UNDIAN MAHABHARATA (TPI)

 Pemenang ditentukan dari mata tertutup

RABU, 15 Juli 1992 lalu, pukul 14.00, lebih dari 20 orang berkumpul di sebuah ruang luas di lantai V gedung unit III Gramedia, Palmerah Selatan.

Ada petugas dari Departemen Sosial, notaris Hendarmawan, pak Sa’dullah Sulchan (‘general manager’ Televisi Pendidikan Indonesia), dua orang Pro-Team (sayap TPI yang mengurusi bisnis), direktur disertai manajer bisnis kelompok majalah Gramedia, sdr. Benny Sumantri (kepala bagian promosi kelompok majalah Gramedia) dan stafnya, serta wakil redaksi tabloid Citra.

Di siang yang sangat panas itu, terbukti ruangan ber-AC pun terasa gerah, mereka menyaksikan dan melakukan undian pemenang kuis Mahabharata tahap III. Hampir 65 ribu kartu pos dari seluruh Indonesia, ditebarkan di lantai hingga membentuk bukit kecil.

Beberapa dari mereka, dengan mata tertutup, secara acak menjumput satu per satu kartu pos yang berisi jawaban benar dari tiga pertanyaan kuis. Berarti, 102 kartu pos harus dijumput. Itulah jumlah seluruh hadiah, yang tertinggi adalah dua sepeda motor bebek (untuk dua pemenang).

Kepada para pemenang, pihak Citra (wkatu itu) mengucapkan selamat. Kepada TPI dan Waisan (sponsor kuis ini) pihak Citra mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terselenggara. Kepada para pembaca, kuis berhadiah lainnya (waktu itu) akan menyusul tampil di tabloid kesayangan (Citra-red) ini. Iseng-iseng Anda (waktu itu) boleh mengikuti. Biasanya, orang yang iseng mancing, justru akan memperoleh kakap.

Dok. Citra – No. 121/III/22-28 Juli 1992, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer