HUT KE-2 INDOSIAR: "KESEMARAKAN UNTUK PEMIRSA"

 Anky Handoko, presdir Indosiar

MENJELANG hajatan ulang tahun ke-2, tanggal 11 Januari 1997 (yang saat itu akan) datang, Indosiar menampilkan beberapa paket acara yang cukup variatif. Meski tidak mengadakan pesta besar-besaran, Indosiar tetap memanjakan pemirsa dengan beberapa sajian yang cukup menarik, di antaranya program bertajuk Semarak 2 Tahun Indosiar.

Paket spesial ini (waktu itu) akan ditayangkan tepat pada 11 Januari 1997, pukul 19.30-22.30 WIB. Program ini dikemas dengan 2 format, yakni paket liputan ‘off air’ Indosiar selama 1996 (‘repackaging’) dan siaran langsung.

Lima paket ‘off air’ Indosiar selama 1996 yang ditampilkan antara lain liputan ‘off air’ musik 1996, rangkaian top dan pop acara ‘tapping’ Indosiar, rangkaian acara ‘off air’ Indosiar yang ada kaitannya dengan momen nasional, konser Tunggal, dan festival musik Indosiar serta rangkaian top pop hiburan rakyat bersama Kodam. Paket ini (waktu itu) akan dipandu Tantowi Yahya dan Dian Nitami.

Sementara paket siaran langsung Semarak 2 Tahun Indosiar dengan format ‘variety show’ menampilkan Ruth Sahanaya, Farid Hardja, Lucky Reza, Base Jam, Yuni Shara dengan iringan Jimmy Manoppo Big Band. Sebelum dimulai, acara ini diawali penampilan Rampak Bedug mahasiswa ASTI Bandung (era itu).

Selain Semarak 2 Tahun Indosiar, beberapa acara lain yang tak kalah menarik juga disajikan, yakni gelar film Indosiar, festival musik Indosiar dan paket musik Indosiar. Tapi yang cukup mengagetkan adalah hadirnya budayawan ‘mbeling’ Emha Ainun Najib dalam acara Cermin. Keberanian Indosiar menampilkan Emha merupakan gebrakan awal tahun baru 1997.

“Semua ini demi kepuasan pemirsa Indosiar,” kata Anky Handoko, presiden direktur Indosiar. “Kami nggak pernah mengarahkan atau membatasi Emha harus ngomong apa. Yang pasti apa yang dibicarakan adalah persoalan hangat,” tambah Anky.

Ditulis oleh: Masrur

Dok. Bintang – Edisi 305/Th. VI/minggu kedua Januari 1997, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer