GUSTI RANDA
TIAP dua minggu sekali, Gusti Randa hadir lewat Opera Tiga Jaman (OTJ) RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia)-SCTV (Surya Citra Televisi Indonesia). Tapi bulan September 1992 nantinya, (waktu itu) bakal muncul tiap mingu di sinetron klasik, Mahkota Mayangkara (MM) TPI. Episode awalnya saja sebanyak 26, dari rencana 104 episode. Dari 26 episode sinetron 30 menit tersebtu, Gusti Randa muncul di 20 episode MM.
Tokoh Syamsul Bahri – miniseri Sitti Nurbaya TVRI (Programa 1, red) – ini (waktu itu) akan memerankan Ra Tanca, peran antagonis. “Peran saya nggak banyak adegan silatnya, karena memang nggak bisa. Justru paling banyak adegan romantisnya,” ujarnya. Dalam cerita MM, Ra Tanca adalah pembunuh raja Majapahit, Prabu Jayanegara, karena sang raja menggoda istrinya.
“Kontrak saya untuk 20 episode, khan berarti saya muncul di 20 episode,” jelasnya. Tentang Kuis Khas (KK) di TPI (Televisi Pendidikan Indonesia), Gusti Randa menjelaskan dirinya tidak lagi mengomandani acara tersebut dalam paket (yang waktu itu akan) datang.
“Ya, putusnya sesuai kontrak saja. Dikontrak cuma 6 episode, saya ya main cuma 6 episode. Diperpanjang atau tidak, terserah Radian (Ratulangi-red) dan Dina Mariana (pemilik rumah produksi PH Pipa Production-red),” jelasnya. “Bagi yang ingin lihat akting saya dalam peran lain, jangan kahwatir! Saya siap main bagus di MM!,” tegasnya (waktu itu). Ciaaat….!
Ditulis oleh: Aris Muda Irawan
Dok. Citra – No. 121/III/22-28 Juli 1992, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar