GEBYAR WISATA MUSIK MINGGUAN (ANTEVE) BERKELILING DUNIA

 

Sarah dan Gunawan bersama gadis-gadis Thai (era itu) di depan kuil Wat Aron. 

MUSIK Mingguan (MM) ANteve (Andalas Televisi) kembali menghadirkan kejutan di awal tahun 1997. Program acara karya Broadcast Design Indonesia (BDI) ini, mengajak pemirsa berkeliling dunia. Periode kelima masa penayangan MM kali ini mengambil tema ‘around the world in 80 days’. Ini semua terselenggara berkat dukungan berbagai pihak seperti Musica, Neckermann, TTC, Travel Plus, ANteve (Andalas Televisi), Merpati Nusantara Airlines, dan BI.

Daerah wiasta Bangkok, Thailand, dipilih sebagai lokasi syuting perdana. Kegiatan ini mendapat dukngan dari sembilan biro perjalanan, yang menamakan diri Travel Plus. Demi kelancaran perjalanan, penyelenggara sengaja mencarter pesawat Merpati.

BI yang berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan syuting, bersama kru BDI (berjumlah lima orang), Gunawan dan Sarah Sechan (ditemani sang ibu tercinta) menggabungkan diri bersama rombongan biro perjalanan TTC, satu biro perjalanan yang (kala itu) relatif baru, tapi sangat profesional.

 

Gaya ‘host’ Musik Minggu AN di depan pedagang roti berkendaraan gajah. 

Saking semangatnya, bapak Tedjo Iskandar, selaku pimpinan TTC, turun langsung ke lapangan. Selain itu, turut pula beberapa rekan dari ANteve dan Dona Miranti, pemenang lomba Model Plus, presenter acara musik di satu stasiun televisi swasta dan penyiar radio ternama di Yogyakarta.

Perjalanan dimulai dari Pattaya. Peserta sempat terkagum-kagum menyaksikan banyaknya stasiun pompa bensin beraneka warna di sepanjang jalan dari bandara Upatao menuju Pattaya. Kekaguman kembali dicetuskan ketika memulai tur di hari pertama di sungai Chao Praya.

Sungai terbesar di Thailand ini sangat populer. Soalnya, di sungai inilah perahu kerajaan Thailand, dua perahu bersepuh emas dan memerlukan 52 orang pendayung, biasa berlayar pada saat upacara keagamaan diselenggarakan.

Kuil Wat Arun dijadikan tempat syuting perdana. Langsung saja Gunawan dan Sarah Sechan beraksi di depan kamera dengan latar belakang kuil dan para penari tradisional Thailand. Istana Raja Thailand menjadi tempat pilihan utama syuting. Lingkungan dan taman di sekitar istana memang sangat menarik. Contohnya di salah satu taman, di Seberang istana, hidup ribuan ekor burung merpati.

Tidak adil rasanya, bila tidak menghadirkan pusat industri kerajinan kulit di Suklut 301. Tas-tas bermerek terkenal, seperti Charles Jourdan, Etiene Aigner dan banyak lainnya diproduksi di tempat ini. Pemirsa MM pun diberi kesempatan untuk melihat proses pembuatan barang kerajinan kulit, yang selama itu hanya dikenal dalam bentuk barang jadi.

Meski ke Thailand dalam rangka syuting peserta juga diberi kesempatan untuk menikmati keindahan daerah wisata yang ditawarkan negara gajah putih ini. BI (Bintang Indonesia) sendiri sempat terpana ketika akan makan malam di Tammak Thai. Bagaimana tidak, restoran ini dibangun di atas tanah seluas 2,2 hektar. Berdasarkan catatan ‘Guinness Book of Record’ tahun 1988, restoran ini dinobatkan sebagai restoran terbesar di dunia.

Masih banyak tempat dikunjungi peesrta rombongan. Misalnya, Visit Snake Farm: taman ular dengan koleksinya yang paling berharga, Ular Emas, juga Taman Mini Siam. Selain mengunjungi tempat wisata, rombongan tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Kehidupan malam, salah satu daya tarik utama wisata Thailand, menjadi acara pilihan selanjutnya. Bentuknya macam-macam. Dari Alcazar Show (pertunjukan tari dan lagu yang dimainkan para waria), Pingpong Girl Show (pertunjukan tari ‘striptease’ dengan segala macam atraksi “aneh”).

Kru produksi memang telah bekerja keras untuk menghadirkan kepuasan bagi pemirsa setia. BI pun tidak mau ketinggalan. Edisi minggu ketiga Januari 1997, BI (waktu itu) akan menceritakan keunikan tempat-tempat wisata di Thailand secara lengkap. Jadi, (waktu itu) jangan sampai tidak menonton tayangan MM dan kelewatan membaca BI. Soalnya, wow.

Ditulis oleh: Roro

Dok. Bintang – Edisi 305/Th. VI/minggu kedua Januari 1997, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer