FINAL AKSARA BERMAKNA BERLANGSUNG DENGAN 'RUBBER SET' (AKSARA BERMAKNA, TVRI PROGRAMA 1 - MINGGU, 1 AGUSTUS 1993 Pkl: 19.30 WIB)

 SERU. Pertandingan final berlangsung dengan seru

RAMAI, ‘RUBBER SET’. Putaran ke-5 Aksara Bermakna (TVRI Programa 1) memasuki babak akhir, dengan menampilkan pasangan kuat dr. Djoko dan Eddy di kelompok biru melawan pasangan Alex dan Windriyo di kelompok merah. Dua pasangan yang berhasi lmasuk ke babak final, boleh dibilang cukup tangguh.

Pasangan dr. Djoko dan Eddy, misalnya, selain mempunyai wawasan yang cukup luas, keduanya menunjukkan kekompakan yang bisa juga salah satu modal untuk mengikuti acara yang dipandu Kepra ini. Pasnagan kakak-beradik ipar, ini juga mempunyai gaya yang menarik, sehingga pemirsa yang kebetulan datang di studio tempat rekaman seringkali dibuat ketawa oleh ulah mereka.

Sementara itu, pasangan Alex dan Windriyo, meski gayanya tidak seatraktif lawannya, tapi keduanya bak air tenang yang menghanyutkan. Tenang, kalem, tapi begitu Kepra membacakan pertanyaan, dengan cepat dan tepat keduanya menjawab. Pada babak pertama, begitu Kepra membacakan aksara yang pertama, kedua kelompok langsung saling berebut. Saling memblok jalur lawan pun tak terelakkan lagi. Namun, pada akhir babak pertama, kelompok biru agaknya lebih beruntung.










Sudah unggul, satu babak kelompok biru kembali unjuk diri. Kelompok merah tak mau ketinggalan. Ibarat mesin diesel, semakin panas, semakin cepat melaju. Dan terbukti, pada babak kedua kedudukan menjadi imbang satu-satu. Untuk menentukan pemenangnya, terpaksa dengan ‘rubber set’.

Pada babak ketiga, pertarungan semakin berjalan seru. Bahkan hampir semua aksara dibuka, karena tak ada satu kelompok yang melaju dengan mulus. Jalur yang sudah ditata rapi, kembali kocar-kacir karena diblok oleh lawan. Malah, pada babak ini, kelompok pemenang ditentukan oleh aksara yang sama. Artinya, aksara terakhir, adalah aksara kemenangan bagi kedua kelompok.

Nah, kelompok mana yang (waktu itu) akan memenangkan partai final? Dan siapa yang (waktu itu) akan maju ke babak bonus? Selain mendapatkan hiburan yang sekaligus juga ketegangan, wawasan ilmu pengetahuan kita juga (waktu itu) akan bertambah dengan menyaksikan acara ini.

Ditulis oleh: Adi Pamungkas

Dok. Bintang – No. 127/Th. III/minggu keempat Juli 1993, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer