FAMILI 100 BINTANG-BINTANG, "HANTU-HANTU" SALING ADU TEBAK (ANTEVE - SETIAP SABTU Pkl: 19.30 WIB)

 


PARA “hantu” yang biasa berkeliaran di layar teve kali ini ikut menyemarakkan kuis yang dipandu Sonny Tulung. Dari Si Manis Jembatan Ancol (RCTI) ada Diah Permatasari, Suci Indahsari, dan Ozzy Syahputra, Jin dan Jun (RCTI) diwakili M. Amien, dari Tuyul dan Mbak Yul (RCTI) ada Slamet Yoyo. Semakin lengkap dengan hadirnya Sasha Bunyamin – pernah main dalam Jin Mooi (RCTI), dan “ratu hantu” layar lebar, Sally Marcellina, serta Andi yang pernah terlibat dalam Hantu Sok Usil (SCTV).

Para “hantu” wanita – Diah, Sasha, Suci, dan Sally, menyebut kelompok mereka, Bidadari. “Habis kita khan seperti ‘angel’,” celetuk Diah. Barangkali Diah memang tidak bercanda. Sebab, mereka memang memiliki wajah cantik dan molek. Apalagi dengan pakaian seksi dan sepatu berhak tinggi. Sementara lawan Bidadari, terdiri dari M. Amien, Ozzy Syahputra, Andi, dan si rambu tantik, Slamet Yoyo, memilih nama Gembong Gaib.

Diah yang belakangan itu sibuk mengembangkan usaha ‘showbiz’-nya, berhadapan dengan M. Amien di babak pertama. mereka adu cepat menjawab pertanyaan Sonny tentang produk yang banyak digunakan pria daripada wanita. Jawaban Diah, alat cukur, membuka respon nomor 4. Bidadari berhak mengendalikan permainan setelah jawaban M. Amien, sepatu, hanya menghasilkan tetot.

Respon minyak rambut dan dasi berhasil dibuka. Tapi, masih ada 5 respon lagi yang tidak berhasil dibuka. Kesempatan memperoleh nilai 49 berpindah ke Gembong Gaib. Belum apa-apa, M. Amien teriak saputangan. Tapi, setelah mendapat usul kaos kaki, pendapatnya berubah. Tapi, baik kaos kaki maupun saputangan tidak ada di papan.

Babak kedua, Sasha berhadapan dengan Andi. Pertanyaannya menyangkut tempat yang biasa disukai para hantu untuk tinggal. Andi lebih cepat. Jawabannya pohon, membuka respon nomor 4. Sasha – yang masih punya kesempatan memimpin, menyebut rumah tua atau bangunan tua. Sayang, hanya nomor 5. Giliran Gembong Gaib mengendalikan permainan.

Tapi para “gembong” memang sedang sial. Tak satu pun respon berhasil dibuka. Semua yang mereka sebutkan seperti gua, laba-laba, kecuali kuburan, hanya menghasilkan tetot. Kesempatan menambah nilai kembali terbuka untuk Bidadari. Para “bidadari” bingung mau usul apa. Sasha tidak kehabisan akal dengan menyebut hutan. Diah setuju. Ah, sayang tidak ada. Kedudukan 49:43.

Memasuki babak nilai ganda, Suci Indahsari ditantang Ozzy Syahputra. Sonny melempar pertanyaan yang berkaitan dengan barang yang paling dibutuhkan manusia. Ozzy lebih cepat menyebut nasi. Respon makanan ada di nomor tiga. Suci masih punya peluang, asal jawabannya lebih bagus. Jawaban Suci, rumah, hanya mampu membuka respon nomor empat.

Gembong Gaib mengendalikan permainan. Satu per satu respon berhasil dibuka. Permianan semakin seru, ketika tinggal respon nomor satu yang tersedia. Giliran Slamet Yoyo menebak. “Pakaian!,” teriak Slamet. Seandainya pakaian ada di papan, Bidadari harus rela meninggalkan arena. Jika tidak, mas Slamet cs yang harus hengkang. Adakah pakaian di papan?

Ditulis oleh: Lukmanoelhakim

Dok. Bintang – Edisi 339/Th. VII/minggu kedua September 1997, dengan sedikit perubahan


Komentar

Postingan Populer