EKSPRESI: "DENGAN FORMAT MAJALAH REMAJA" (EKSPRESI, INDOSIAR - MINGGU, 16 JULI 1995 Pkl: 11.30 WIB)
CITRA, CERIA. Bagaimana jadinya, bila format majalah remaja
ditransformasikan menjadi tayangan televisi? Seperti rubrik-rubrik dalam
majalah remaja, ‘item-item’ dalam program Ekspresi juga berisi “artikel-artikel”
ringan, dekat dengan dunia remaja (era itu), dan dikemas dengan cerah ceria.
Dengan durasi 60 menit (termasuk iklan), target penonton yang dibidik Ekspresi, remaja (era itu) berusia (kala itu) 13-25 tahun. Dengan teknis presentasi yang variatif (teknis produksi 60% ‘indoor’, 40% ‘outdoor’), Ekspresi berisi ragam dimensi kehidupan remaja (era itu) yang penuh pernik.
Minggu ketiga Juli 1995 ini memasuki episode 6 dari 30 episode yang direncanakan. Tampaknya dari segi ‘image making’, tim kreatif dan ‘talent’ Indosiar cukup berhasil. Moza Pramita, Rina Gunawan, dan Hendri Hendarto yang dipercaya menjadi presenter, mampu menampilkan citra remaja (era itu) yang ekspresif, percaya diri, dan selalu ingin mengetahui hal-hal baru.
Hampir bisa dipastikan, laku-tidaknya majalah remaja (waktu itu) ditentukan seberapa jauh bisa menginformasikan tren yang (waktu itu) sedang jadi perhatian dan bahan pembicaraan anak muda (masa itu). Misalnya, ‘fashion’, yang tidak hanya mengenal pakaian, celana, baju, dan modifikasinya.
Namun juga aksesoris seperti pin, topi, ‘vest’, jam, ‘scarf’, bandana, dan jaket, yang trennya cenderung berubah dari tahun ke tahun. Maka, Ekspresi dibuka dengan “rubrik” Trend. Kali ini, tren yang dibahas mengenai ‘jeans wear’.
Memodifikasi mobil VW (‘volkswagen’) dan membentuk perkumpulan penggemar mobil VW, merupakan satu alternatif dari segudang hobi yang bisa dipilih. Perihal hobi ini, bisa disimak pada ‘item’ Suka Apa Kamu. Nah, remaja (era itu) pasti punya idola. Idola-idola baru (era itu) bermunculan dari segala bidang, seperti bintang iklan, model majalah, penyanyi, penulis, penyiar, musisi, atlet, dsb.
Bagi majalah remaja, sosok idola sangat penting. Bisa dijadikan ‘cover’ atau bonus poster. Begitu pula Ekspresi, yang kali ini diberi ‘cover’ grup Gigi. Pada ‘item’ yang diberi nama Bintang Minggu Ini, Armand Maulana (vokal), Baron (gitar), Budjana (gitar), Thomas (bass), dan Ronald (drum), waktu itu – akan membawakan lagu dari album kedua Gigi yang berjudul Dunia.
Apa yang selalu ada pada sebuah media cetak? Ruang surat pembaca! Nah, pada ‘item’ Kotak Surat, pemirsa bisa melayangkan surat kepada idolanya, dan mereka langsung menjawab lewat ‘item’ ini. Tak semua remaja (era itu) hobi nonton film, tapi tak ada ruginya membaca resensi film, yagn biasanya ditaruh di halaman belakang.
Paling tidak, biar tidak dibilang kuper. Bagi yang maniak nonton, ‘item’ Film bisa membantu, untuk memilih film yang (waktu itu) akan ditonton (di bioskop-red) di akhir minggu. Siapa tahu, setelah menyaksikan potongan film The Quick & The Dead yang dibintangi Sharon Stone, (waktu itu) jadi buru-buru ke bioskop?
Ditulis oleh: Heri Sugiyanto
Dok. Bintang – No. 229/Th. V/minggu kedua Juli 1995, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar