BONUSCITRA - DI BEVERLY HILLS 90210 (RCTI/SCTV), NARKOTIKA DISAMARKAN KARENA TAKUT DIKECAM

 Shannen Doherty, profesional sejak kecil

FILM seri Beverly Hills 90210 (di Indonesia diputar RCTI/SCTV-red) dengan pemainnya yang ganteng dan cantik, di Amerika sana benar-benar sukses besar. Kesuksesan ini dimanfaatkan para pedagang dengan memproduksi aneka barang berembel-embel segala sessuatu yang berkaitan dengan film seri ini. Ada kaos dengan sablon film seri ini. Ada koas dengan sablon judul film, atau foto salah satu atau seluruh pameran.

Sampai ada yang menciptakan satu seri boneka, terdiri dari Brandon, Brenda, Dylan, Donna, dan Kelly. Masing-masing berukuran sekitar 30 cm. Harganya sekitar Rp 40 ribu. Semuanya laris manis. Sampai orang-orang bertanya, apa sebenarnya kehebatan film yang menampilkan kehidupan remaja kelas atas dengan segala persoalannya yang naik mobil mewah dan memakai baju rancangan desainer terkenal ke sekolah?

Pertanyaan ini segera dijawab para penonton muda (era itu). Di satu sisi, mereka memang gnefans berat dengan para pemainnya, terutama Jason Priestley (saat itu) 24 tahun, pemeran Brandon Walsh.

Luke Perry, (saat itu) 25 tahun, pemeran Dylan McKay, Shannen Doherty, (saat itu) 21 tahun, pemeran Brenda Walsh, Jennie Garth, (saat itu) 20 tahun, pemeran Kelly Taylor, yang punya ibu pencandu minuman keras. Juga Tori Spelling, (saat itu) 19 tahun, pemeran Donna Martin. Di sisi lain, film ini menampilkan secara jujur kehidupan remaja (Amerika) dan segala persoalannya. Dari soal canda yang keterlaluan, sampai soal seks dan penyalahgunaan narkotika.

Tidak seperti film seri lain, yang menurut mereka, menampilkan hal yang kebodoh-bodohan tentang kehidupan remaja. Produsernya sendiri memang tak ingin mengulang sukses film seri remaja lainnya, yang mengutamakan sisi komedi seperti The Fresh Prince of Bell-Air (di Indonesia diputar TVRI-red) misalnya. Tapi lebih ke masalah remaja dengan tema cerita yang berbeda-beda.

Soal remaja yang memalsukan alamat rumah supaya bisa sekolah di sekolah faovritnya, atau soal pacaran dan cara ciuman, misalnya. Sampai ke Brenda yang suatu hari menemukan benjolan di payudaranya. (Amerika tercatat sebagai negara dengan penderita kanker payudara – waktu itu – terbanyak, red). Bahkan (waktu itu) bakalan muncul episode yang membahas soal AIDS segala.

Luke Perry, Gabrielle, dan Brian ketika diwawancarai 

KEPOPULERAN ini membuat produser maupun para pemerannya jadi berhati-hati. Entah dalam jalan cerita maupun sikap mereka di lauran. Sang produse rmemutuskan, tak akan membuat cerita yang memperlihatkan Brandon memakai obat-obat narkotika. Kalaupun ada soal narkotika, mereka mencoba menciptakan nama fiktif macam U4EA. Takut, kalau mereka menyebut nama sebenarnya sejenis obat, para penonton jadi terdorong mencobanya.

Rupanya mereka kapok dengan peristiwa yang menimpa salah satu bintang tamu mereka. Dalam salah satu episode yang menduduki rangking teratas, diceritakan, Scott (diperankan Doug Emerson) suatu hari main-main dengan pistol ayahnya. Gara-gara episode ini, Emerson tak bisa tampil kembali karena penonton tak suka tokoh yang senang main-main senjata.

“Saya harap episode itu bisa menyelamatkan karier seseorang. Karena sebenarnya senapan tidak membunuh orang. Tapi produser yang membuat seseorang terbunuh,” kata Priestley. Produser akhirnya menampilkan episode lain yang menceritakan, kematian itu bukan disebabkan karena bunuh diri, tapi karena kecelakaan. Shannen Doherty punya cerita lain lagi.

 

Mejeng di depan gedung parlemen 

Di suatu episode, diceritakan, ia ingin melangsingkan badan. Padahal, badannya sudah langsing. Ia khawatir, fansnya akan meniru dan melakukan tindakan serupa. Padahal ini berbahaya. Shannen lalu mendiskusikan hal ini dengan produser dan bagian ini akhirnya dihilangkan. Mereka tak hanay akrab di film, tapi juga dalam kehidupan sehrai-hari. Terutama para pemain prianya. Jason, Luke, dan Ian selalu pergi sama-sama.

 

Jalan-jalan di malam hari di kota London

Yang cewek memang rada susah, karena masing-masing (waktu itu) sudah punya pacar. Shannen (waktu itu) sudah tunangan dengan seorang pengusaha yang namanya dirahasiakan. Gabrielle Carteris, (saat itu) 31 tahun, pemeran Andrea, malah sudah menikah (waktu itu) dengan seorang pialang saham, Charles Isaacs, (saat itu) 32 tahun. Seluruh pemain Beverly Hills, kecuali Shannen, hadir di upacara perkawinannya.

Ditulis oleh: Aris Muda Irawan

Dok. Citra – No. 114/III/3-9 Juni 1992, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer