BINGUNG MENGHADAPI ORANG KETIGA, DAN BH MAKIN "MEMBARA" (BEVERLY HILLS 90210, RCTI - SETIAP MINGGU Pk: 17.00 WIB)
KAKI, KETAT. BH 90210 kian bahaya! (Waktu itu) tontonan yang
diproduseri Aaron Spelling ini, benar-benar menjual hiburan komersial semata.
Nilai-nilai moral yang dulu (sebelum Agustus 1995-red) bisa menyelip di
sana-sini dengan takaran pas, belakangan itu (Agustus 1995-red) sudah
dicampakkan.
RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) agaknya (waktu itu) harus menata kembali jam tayang BH 90210. Bukan apa-apa. Belakangan itu (1995-red), serial ini sangat “dewasa”: seks, seks, dan seks lagi. Kelly dengan Brandon, David dengan Clare, Dylan dengan Val, Ray dengan Val (!) dan seterusnya.
Pernah dalam satu episode diperlihatkan Val mengenakan lilitan handuk, kemudian “menyerbu” Dylan dengan penuh semangat (Dylan bertelanjang dada dengan selimu tmenutupi bagian bawah tubuhnya, kaki dan pahanya terlihat bergerak). Pernah pula diperlihatkan Val mengancingkan celana panjangnya seusai bermesaraan dengan Dylan, sedang Dylan masih tergolek di ranjang.
Adegan serupa juga dilakukan Clare dan David. Padahal, serial Another World (di Indonesia juga ditayangkan RCTI-red) yang jelas konsumsi dewasa (era itu) dan diputar pada larut malam saja, sangat ketat menyeleksi adegan. Adegan cium yang terlalu panas sudah pasti hilang.
Minggu ini Brandon Walsh dapat tersenyum kembali, karena Kelly sudah lepas dari Profesor Finley. Tapi aktivis kampus ini sudah disibukkan peristiwa pencurian di kampus yang terjadi berkali-kali. Banyak mahasiswa yang merasa tak aman. Belakangan bahkan ada mahasiswi diperkosa.
Sebagai presiden perhimpunan mahasiswa, Brandon tidak boleh tinggal diam. Yang dicurigai polisi mahasiswa bernama Leny. Leny yang sudah berumur, memang sering bertingkah aneh. Walau sudah dewasa, Leny masih gemar bermain-main seperti anak kecil. Tak heran bila Clare bersikap pedas setiap kali Leny mengajak David bermain. Clare merasa masih banyak yang harus diurus. Soal After Dark, misalnya.
‘Night club’ milik ayah Steve, Mr. Sanders, ini penanganannya dipercayakan pada Clare dan David. Tiba-tiba Mr. Sanders menyatakan After Dark dijualnya pada Val. Semua tentu terkejut, terutama Jim dan Cindy Walsh. Mereka tahu Val memang sedang kaya, namun tetap saja tindakan Val dianggap berlebihan. Tentu Val membeli After Dark dengan pertimbangan istimewa. Gadis bengal ini sedang kasmaran pada Ray Pruit dan bertekad merebut Ray dari tangan Donna.
Dengan membeli After Dark, tempat Ray mengais rejeki dengan bernyanyi, Val berharap dapat mengatur pemuda itu. Ray gelisah dan merasa dipojokkan Val. Padahal, saat mereka bercinta dulu, Val bilang, “Saya tak akan macam-macam, kita melakukannya suka sama suka.” Kalau sekarang Val mengancam akan membongkar rahasia mereka pada Donna, jelas Ray marah dan bingung.
Kebingungan yang sama merayapi hati Andrea. ‘Affair’-nya dengan Peter kian menggila. Ingin mundur, kok sayang rasanya. Peter pandai merayu dan penuh perhatian. Ingin terus, kok rasanya dosa besar pada Jesse? Maka penonton pun dibuat kesal melihat tingkah Andrea. Detik ini bilang tidak, tapi detik berikutnya sudah tertawa-tawa dalam pelukan Peter. Tapi barangkali memang susah mengelak dari gejolak perasaan.
Itulah sebabnya Dylan tidak juga bisa melupakan Kelly. Pada seorang teman yang dikenalnya di panti rehabilitasi, Dylan meminta saran. “’Let her go’!,” kata sang teman. Kalau bersikeras, mungkin Dylan mampu. Namun, seringkali Kelly-lah yang datang pada Dylan – membuat Dylan kembali terhanyut.
Ditulis oleh: Sandra Kartika
Dok. Bintang – No. 233/Th. V/minggu kedua Agustus 1995, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar