BIDADARI YANG TERLUKA: "MENGUJI AKTING RIA IRAWAN SETELAH LAMA MENGHILANG" (RCTI - MULAI 6 JUNI 1997, SETIAP JUMAT Pk: 19.30 WIB)
MULAI 6 Juni 1997 (yang saat itu akan) datang, RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) – waktu itu – akan menampilkan sinetron baru (era itu) berjudul Bidadari Yang Terluka. Menggantikan Tirai Kasih Yang Terkoyak yang habis masa tayangnya. Kedua sinetron ini dibuat griya produksi PT Kharisma Starvision. Skenarionya ditulis Eddy D. Iskandar. Penyutradaraan dipercayakan pada Chris Helweldery, yang pernah sukses menggarap sinetron Harkat Wanita (juga diputar RCTI-red).
Sinetron ini dibintangi artis cemerlang yang cukup lama menghilang, Ria Irawan. Ini penampilan kedua Ria Irawan setelah ‘comeback’. Penampilan pertamanya lewat sinetron komedi Klop (SCTV), produksi Vocuz Production. Meski sempat beristirahat cukup lama, Ria mengaku tak mengalami kesulitan. Bahkan ia yakin penampilannya lebih baik.
“Emosi yang tertahan cukup lama justru memberikan energi yang besar agar saya mengeluarkan seluruh kemampuan,” kata Ria yang mau main di Bidadari Yang Terluka didasarkan pada jalan cerita yang beda dengan sinetron sejenis. “Sinetron ini sangat natural, tidak mengada-ngada. Pokoknya, bukan sinetron telenovela deh,” jelas Ria.
Hal senada juga dikatakan Chand Parwez, produsernya. “Saya yakin hadirnya Ria dalam sinetron ini akan memberikan warna tersendiri!,” katanya mantap (waktu itu). “Ia tahu apa yang harus dilakukan,” tambahnya. Hal ini yang membuat Starvision yakin Bidadari Yang Terluka (waktu itu) akan menuai sukses seperti Tirai Kasih Yang Terkoyak.
Selain Ria Irawan, beberapa pemain berpengalaman, seperti Drg. Fadly, Donny Damara, Dian Nitami, Henidar Amroe (waktu itu) akan memperkuat sinetron ini. Juga beberapa bintang baru (era itu) seperti Nafa Urbach, Rudy Chisara, Cindy Claudia Harahap, Donny Kesumah, Dicky Chandra.
Bidadari mengisahkan perjuangan wanita muda bernama Novia (Ria Irawan) dalam menggapai cita-citanya. Ia hidup sendiri bersama ibunya, Laksmini (Nenny Triana). Jauh sebelum Novia lahir, ibu Laksmini adalah pacar pak Hariman (Drg. Fadli).
Suatu ketika, Laksmini dan Hariman bertemu. Hariman bermaksud menjodohkan salah satu anak tirinya, Erdin (Dicky Chandra) dengan Novia. Sayang, keinginan itu sulit dilaksanakan karena istrinya, Herawati (Henidar Amroe) dan anak tirinya, Rosita (Dominique), selalu menghalangi. Keduanya takut harta pak Hariman jatuh ke tangan Novia.
Keduanya selalu mencari cara untuk mengacaukan hidup Novia. Untung, pak Hariman dan keponakannya, Ricky (Donny Damara) selalu membela. Hal itu membuat Rosita dan Herawati makin benci. Keduanya sepakat melenyapkan Novia dengan cara keji. Mobil yang hendak ditumpangi Novia, dirusak remnya. Akibatnya, ketika Novia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, tidak bisa menguasai diri. Mobilnya melaju kencang ke arah laut.
Untung, pada saat kritis Novia berhasil melompat keluar. Sementara mobilnya jungkir balik jatuh ke laut dan tenggelam. Seseorang menolong Novia dan membawanya ke rumah sakit. Kecelakaan yang dialami membuat wajah Novia agak cacat. Atas saran Ricky ia pergi ke Singapura untuk operasi. Operasi berhasil, wajahnya makin cantik. Untuk menutupi penyamarannya, ia mengganti namanya jadi Mayang. Dari sini, ia mulai memberi pelajaran pada orang-orang yang menyakitinya.
Ditulis oleh: Masrur
Dok. Bintang – Edisi 324/Th. VII/minggu keempat Mei 1997, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar