BELUM-BELUM GRUP PARA MODEL IKLAN, KETEMU TOPENG (KUIS GERAK-GERIK, SCTV - SENIN, 17 JULI 1995 Pkl: 19.30 WIB)
SULIT, PELIT. Bagaimana kalau para model iklan ikut kuis
Gerak-Gerik (SCTV)? Pasti seru dan lucu. Seru, karena ternyata para model itu bisa
juga berkomunikasi dengan mimik dan gerak-gerik. Ketiganya, baik Aji, model
iklan Conse, Linda dan Orbar Amputra yang penyanyi itu, punya kode-kode khusus
yang mereka sepakati bersama.
Kalau cuma ingin mengkomunikasikan satu kata saja, sangat mudah bagi mereka. Di babak pertama, mereka mampu menebak kata-kata, seperti lantai, meja, dan tidur, hanya dalam waktu 60 detik saja. Padahal, grup Ade, yang jadi lawan mereka, menghabiskan waktu 7 detik lebih lama dari grup Delik, grupnya para model iklan.
Di babak kedua, Kata Berlelang pun grup Delik terkesan nekad dalam tawar-menawar. Aji berani menawar sampai 32 detik untuk kata Sangkar Madu. Dan ternyata mereka bisa tuh. Bahkan Aji nekad menawar sampai hanya 6 detik untuk soal Pagar Au yang lagi-lagi berhasil ditebak dua rekannya. Padahal, grup lawannya hanya berani menawra sampai 9 deik, untuk soal Kambing Guling, yang juga mampu ditebaknya.
Untuk tiga babak itu, grup Ade menghabiskan waktu 274 detik. Sedang grup model iklan hanya 218. Bedanya jauh khan? Padahal, waktu babak ketiga, dari 10 soal yang ditanyakan, grup Ade bisa menebak 5 soal. Sedang Delik hanya 4 soal. Karena menang, grup ini berhak maju ke babak bonus. Di sini total hadiah yang didapat bisa sampai 13 juta rupiah. Cukup menggiurkan.
Sayangnya, mendapat hadiah di kuis ini terkesan amat sulit. Ada dua monitor topeng yang jadi penghalang. Aturan permainan kuis ini pun makin menyulitkan peserta dapat hadiah. Aji yang kebagian memilih pertama kali, belum-belum sudah ketemu Topeng. Maka Linda dan Orbar pun otomatis tak punya hak pilih lagi. Aji langsung kelihatan bersalah. Berkali-kali ia minta maaf pada dua rekannya.
Meski ini permainan, tapi kurang menyehatkan juga rasanya. Bagaimana kalau di luar panggung saling salah menyalahkan itu berlanjut? Nggak enak khan? Tapi moga-moga saja nggak egitu. Soalnya, berkali-kali setelah paket ini, grup ini kepentok topeng terus. Nah, kalau sudah begini, bisa dapat julukan juara Topeng, dong.
Ditulis oleh: Turlukitaningdyah
Dok. Bintang – No. 229/Th. V/minggu kedua Juli 1995, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar