BELLA VISTA 3: "PENYAMARAN JOSEPH MULAI TERKUAK" (RCTI - SETIAP MINGGU Pk: 19.30 WIB)

 

SAMBUTAN pemirsa pada sinetron ini menggembirakan. Meski (sampai saat itu) baru ditayangkan 5 episode, garapan sutradara Nasri Cheppy ini mampu menggaet perhatian pemirsa. Memasuki episode ke-6, Benni Latin (Roy Marten) berahsil melacak jejak istrinya, Lidya (Angel Ibrahim) dan Joseph (Fendi Pradana).

Selanjutnya, Benni mendatangi rumah Joseph dan menanyakan apakah istrinya masih tinggal bersama pemuda itu. Dengan angkuh, Joseph memberi tahu, Lidya sudah pergi dari rumahnya. Joseph juga menuduh Benni telah membujuk Sisca (Gitti Srinita) menjadi istrinya.

Keinginan Anita (Cut Sarra) mendapatkan harta Bella Vista belum kesampaian, karena Andre (Teuku Ryan) menunda perkawinan. Andre berjanji menikahi Anita jika ibunya sudah berkumpul lagi. Hal itu membuat Anita kecewa, lalu mengadu ke ayahnya, Darsa (Piet Pagau). Untuk melicinkan cita-cita anaknya, Darsa terpaksa membeirtahu Andre, ibunya telah meninggal dunia tertabrak mobil.

Pertengkaran Dicky (Deddy Rizaldi) dan Bella (Anna Valiana) belum mereda. Bella tetap pada pendirian, minta cerai secepatnya. Benni yang prihatin akan masalah keluarga anaknya mencoba membantu. Dicky disarankan menculik anaknya, Hanni, untuk memaksa Bella mengubah pendiriannya. Awalnya Dicky keberatan. Tapi berhubung keinginan bersatu dengan Bella sangat besar, dia pun melakukannya.

Tanpa kesulitan, Dicky berhasil menculik Hanni. Hanya saja, ia kebingungan mencari pengasuh. Seorang wanita bernama Laila (Alicia Johar) menawrakan diri menjadi pengasuh anaknya.

Dedi terus berupaya menguak penyamaran Joseph.  Untuk memudahkan pergerakan, dia menyewa Ratna (Mila Rose), yang ditempatkan di rumah tante Beth. Suatu hari, Ratna coba menemui Joseph dengan berpura-pura minta minuman. Tapi tante Beth mengetahuinya, sehingga ia marah, bahkan mengusir Ratna. Ratna tidak kehabisan akal. Untuk meredam kemarahan tante Beth, dia mengaku sebagai anggota polwan yang ditugaskan menangkap Joseph.

Ditulis oleh: Masrur

Dok. Bintang – Edisi 311/Th. VI/minggu keempat Februari 1997, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer