BASOFI SUDIRMAN

 
KETIKA acara Gebyar Musik 92 TVRI memasuki studio VII TVRI Jakarta (Senayan-red) akan dimulai, wakil gubernur DKI bidang pemerintahan ini malah santai-santai di luar studio. “Gampanglah, nanti saya masuk,” jawabnya saat Aziz Husein, kepsta TVRI Jakarta, menyilakannya masuk. Menyaksikan para artis dan gubernurnya menyanyi lewat pesawat televisi yang disediakan di ruangan itu, Basofi terlibat obrolan santai dengan Aziz Husein dan beberapa wartawan.

“Saya nggak nyanyi malam ini, lagi nggak ‘mood’!,” katanya. Ah, jangan-jangan penyanyi Tidak Semua Laki-Laki ini, tidak berani karena siaran langsung. “Nggak, bukan itu! Saya sering nyanyi di panggung terbuka, langsung, bukan rekaman!,” tangkisnya cepat. Sehari sebelumnya, “jenderal penyanyi” ini memang mengisi panggung terbuka di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dan penontonnya, bukan main, membludak.

“Pokoknya sudah kayak artis tulen, deh!,” ujar Sofyan Ali, promotor yang konon adalah orang yang “menuntun” Basofi masuk dapur rekaman. “Album kedua Basofi, pasti ada. Cuma, nanti, soalnya bapak mesti benar-benar ‘mood’ baru bisa rekaman,” Sofyan menjawab kemungkinan.

Album pertama Basofi, menurut Sofyan, sudah terjual lebih dari 120.000 buah (sampai saat itu). “Tapi kaset bajakan yang beredar, bukan main, banjir betul di pasaran.” Apa kata Basofi ketika ditanya album keduanya? “Ah, nanti dululah, belum ada niat, saya lagi nunggu wangsit, ha.. ha…,” jawabnya tergelak.

Ditulis oleh: Tubagus Udhi Mashudi

Dok. Citra – No. 120/III/15-21 Juli 1992, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer