BALADA DANGDUT: "ALDO LUPA ASAL-USULNYA" (TPI - SETIAP RABU Pkl: 11.00 WIB)
SERIAL Balada Dangdut (TPI) yang bertajuk Repot ini, diilhami lagu berjudul sama, karya Edi Lestaluhu dan didendangkan penembang enerjik Vetty Vera. Menceritakan kehidupan anak muda yang tidak lepas dari kisah cinta.
Aldo (Adjie Pangestu), mahasiswa tampan berpenampilan sangat meyakinkan. Ditambah pintar merayu, dia sangat terkenal di kalangan para mahasiswi. Tidak heran bila para mahasiswi jatuh cinta padanya. Salah satunya, Riska (Viona Rosalina). Saking gandrungnya, Riska tidak peduli pada perhatian Hendra.
Hari-hari Riska terasa sangat menyenangkan. Di matanya, Aldo tak ubahnya pangerna paling tampan yang akan membawanya ke istana sambil mengendarai kuda putih. Ia lupa, entah sudah berapa banyak uang yang dikeluarkan hanya untuk menyenangkan Aldo. Kesadaran mulai tumbuh di hati Riska ketika Aldo menghindarinya secara tiba-tiba.
Riska pun sadar, Aldo mempermainkan cintanya. Ia memutuskan tali kasih, setelah tahu Aldo sedang “mengejar” Shinta, anak orang kaya. Hubungan Aldo dan Shinta tidak berjalan lama. Aldo kembali menunjukkan sifat aslinya. Setelah bosan, Aldo meninggalkan Shinta dan mencari “mangsa” baru.
Sikap Aldo ini justru mendekatkan Riska dan Shinta. Mereka berdua sepakat mengatur strategi menggagalkan “pengejaran” Aldo pada Tia, mahasiswi baru yang cantik jelita dan putri seorang pengusaha kaya. Tapi belum lagi niat itu terlaksana, Aldo sudah berhasil memikat hati Tia. Smapai-sampai, Tia tidak mau mendengar peringatan Riska dan Shinta.
Aldo merasa terganggu atas ulah bekas pacar-pacarnya itu. Dengan penuh kemarahan, Aldo mengancam Riska dan Shinta. Riska telah mengantisipasi tindakan Aldo. Diam-diam, ia merekam setia pancaman Aldo dalam kaset video.
Dibantu Hendra, Riska dan Shinta memperlihatkan kaset video itu pada Aldo di satu rumah kosong. Mereka balik mengancam akan menyerahkan rekaman tersebut pada dekan. Aldo tidak takut dengan gertakan itu. Ia sesumbar, ayahnya sangat berpengaruh dan punya hubungan sangat baik dan para pejabat.
Kesombongan Aldo akhirnya justru dibongkar Tia. Ia curiga latar belakang kekasihnya, setelah melihat mobil yang dikendarai Aldo. Mobil itu milik sepupunya yang sedang direparasi di bengkel. Kenyataan akhirnya berbicara. Aldo bukanlah anak orang kaya atau pejabat. Ayahnya bekerja sebagai tukang bengkel sederhana di pinggir jalan. Bila selama ini Aldo sering berganti mobil, itu tak lain mobil orang lain yang sedang diperbaiki di bengkel ayahnya.
Ditulis oleh: Slamet Riyadi
Dok. Bintang – Edisi 310/Th. VI/minggu ketiga Februari 1997



Komentar
Posting Komentar