ANGGUN C SASMI
MATANG, SIANG. Ketika video klip Anggun ditayangkan di acara
Video Musik Indonesia (TVRI Programa 1), banyak yang berkomentar Anggun nampak
lebih matang. Karakter Anggun yang kekanak-kanakan, dalam video itu sirna, yang
tampak adalah Anggun yang dewasa.
Kematangan Anggun, sebenarnya bukan pada penampilan saat ia membawakan lagu Kembalilah Kasih saja, paling tidak ia bisa lebih mencerminkan kedewasaannya dalam mengapresiasi dan menghargai proses produksi video itu.
“Terus terang saya sangat intens waktu pembuatan klip itu, selain karena konsep produksinya bagus, tim kerjanya kompak. Kehadiran Riska, model dalam klip itu juga banyak memberikan sentuhan yang inspiratif. Keberhaislan meraih gelar video klip terbaik dan favorit rasanya tidak bisa diraih tanpa didasari konsep yang kuat dan tim kerja seperti yang kita punya,” jelas Anggun.
Dalam acara penyerahan hadiah yang diadkan PT CUT Indonesia, Sabtu pekan keempat Juli 1993 (25/7/93) lalu, Anggun didampingi Michel, manajernya. Seperti juga Anggun, Michel punya kesan atas keberhasilan video klip Anggun.
“Waktu produksinya, video ini memang disiapkan untuk menampakkan sosok Anggun dalam dua karakter berbeda, karakter anak-anak dan dewasa. Karena itu, dibuat dua versi, versi siang yang membiarkan karakter kanak-kanak Anggun, yang satu lagi versi yang mengesankan Anggun lebih dewasa. Versi siang (‘day version’) yang ditayangkan MTV, sedangkan versi malam untuk konsumsi di sini.
Kenapa versi siang yang dipilih MTV Asia? Karena mereka ingin melihat penyanyi belia dari Indonesia yang punya kualitas, karena itu saya kirim video yang versi siang agar mereka melihat Anggun yang asli. Kalau untuk di sini khan Anggun sudah tidak perlu lagi ditunjukkan karakter anak-anak, sebab semua juga sudah tahu bagaimana Anggun sebenarnya,” jelas Michel yang juga merasa kemenangan dalam acara VMI itu didasari kematangan konsep produksinya.
Selebihnya baik Anggun maupun Michel berharap video klipnya bisa bersaing dengan video klip lain untuk merebut ‘Video Music Award’ medio April 1994 (yang waktu itu akan) datang.
Ditulis oleh: Erwin Arnada
Dok. Bintang – No. 127/Th. III/minggu keempat Juli 1993, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar