ADA DRAKULA DAN NENEK SIHIR MUDA DI RCTI (SABTU, 27 OKTOBER 1990 Pk: 17.30 WIB, RCTI; 3 NOVEMBER 1990 Pkl: 17.00 WIB, SCTV)

 

Drakula tanpa gigi taring dan nenek sihir yang tak punya sapu terbang 

SELEPAS paket edisi penyelamatan resep CFC (15 dan 22 September 1990) dengan bintang tamu Sophia Latjuba, Rocket (RCTI/SCTV) memang (sampai awal November 1990-red) belum memunculkan kembali tema cerita yang lebih lebar dibanding sekadar penampilan Jeffry Waworuntu dan Gladys Suwandhi. Dalam edisi ke-65 ini, Rocket (waktu itu) akan disuguhkan dalam warna yang agak lain: malam Halloween.

Meskipun kedengarannya menarik, tema ini lebih banyak ditonjolkan lewat gaya bicara yang khas, serta kostum yang dipakai: Jeffry dengan penampilan drakula dan Gladys yang berdandan ala nenek sihir. Padahal, dalam pembuka acara, ditmapilkan sekelebat adegan drakula-Jeffry yang menyetri BMW dan seolah sedang haus mencari mangsanya: Gladys.

 

Dengan kostum pinjaman, sang drakula mencari-cari Gladys 

Tetap berlokasi di YTC (Yasawirya Tama Cipta), syuting Halloween yang dikerjakan malam hari, 9 Oktober 1990, tidak banyak menuntut pembawa acaranya melakukan adegan-adegan tertentu. Meskipun setelah pemunculan kelompok Slide dan The Mission, Jeffry – bergantian dengan Gladys – sempat menyerempet sedikit tentang tradisi Halloween.

Informasi mengenai bagaimana Halloween, itu pun sebenarnya kelihtaan tidak terlalu dipedulikan pembuat acara ini. Padahal, tema tradisi yang lebih dikenal pada masayrakat AS ini, bisa saja dimanfaatkan sebagai bahan dialog yang lumayan menarik.

Drakula model baru: pakai mobil 


Istilah Halloween, sebenarnya mengacu pada nama sebuah festival yang dahulu biasa dirayakan masyarakat ketruunan Skotlandia-Irlandia. Kegiatan ini sudah ada sejak periode pra-Kristiani. Malam perayaannya disebut juga sebagai ‘All Hallows Eve’, malam-malam yang disucikan.

Ketika itu berlaku kepercayaan pada Dewa Matahari dan Dewa Kematian. Keduanya dikenang setiap 1 November – menurut kalender masa itu. Selain itu, pada abad ke-9, dilakukan pula semacam upacara menghormati orang-orang suci tiap 1 November. Dua abad berikutnya, tanggal 2 November diyakini sebagai hari untuk memepringati roh orang-orang yang mati pada tahun sebelumnya.

Singkatnya, 31 Oktober akhirnya merupakan tanggal dari malam yang disucikan tersebut. Pada masa-masa abad pertengahan, penduduk Eropa percaya bahwa para cebol, nenek sihir, dan peri akan melayang-layang di malam sakral itu. Agar tak mengganggu, biasanya dibuat api unggun.

Meski kedengarannya menyeramkan, festival ini juga disemarakkan dengan semacam selamatan dan permainan berupa saling meramal mengena imasa depan. Kebiasaan merayakan Halloween ini kemduian dibawa pula oleh para imigran Skotlandia-Irlandia ini ke AS.

Ciri khas dari perayaan Halloween di AS adalah ukiran buah labu mirip kepala orang, yang lazim disebut ‘jack-o’-lanterns’. Mulanya perayaan ini agak mirip dengan tradisi Irlandia masa lalu: para orang cebol mengaja kanak dan remaja laki-laki untuk melakukan hal-hal yang tidak biasa. Misalnya menaruh kereta dorong di atas atap. Tapi semua ini memang sekadar untuk lucu-lucuan.

Pada abad ke-20, kebiasaan tersebut berubah lagi menjadi semacam iring-iringan anak-anak yang memakai busana aneh atau unik. Pada malam hari, mereka akan menggedor para tetangga untuk melakukan ‘trick or treat’  tipu atau suguhkan.

Maksudnya, para “setan” kecil ini akan menakut-nakuti atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan aneh. Kalau yang digoda tak bisa menjawab, mereka harus “membayar” – paaki permen atau sejenisnya – maupun dapat “hukuman” tertentu. Toh bisa atau tidak, para tetangga ini sudah terbiasa akan tradisi ini.

Ditulis oleh: Christantiowati

Grup/penyanyi, lagu (dalam Rocket edisi 27 Oktober 1990 – RCTI, 3 November 1990 – SCTV):

Slide – Why Is It A Crime

The Mission – Into The Blue

Cameo – I Want It Now

Boot Sauce – Scratching The Whole

ABWH – Brother of Mine

Rave Ups – She Says Come Around

Baton Rouge – Walk Like A Woman

Living Colour – Type

Partners in Crime – Turtle Power

Sandra – Life Is A Big Insanity

 

Dok. Bintang, No. 01/24 Oktober 1990, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer