AMINAH CENDRAKASIH

 
SEMPAT, KERAMAT. Aminah Cendrakasih tak pernah henti menekuni kariernya sebagai artis. Sekalipun (kala itu) belum tua benar, toh dia (waktu itu) sudah bisa disebut bintang dalam jajaran artis tua. Sekalipun begitu, ia (kala itu) masih sempat memperoleh kepercayaan untuk tampil. Ya di layar TV, ya juga di film. “Terakhir ini, saya sempat main dalam film Bendi Keramat, bersama Basuki.” Selain itu? “Ya, macam-macam, main sandiwara dan lenong.”

Selebihnya (waktu itu) belum ada program lain. Artinya, (kala itu) belum ada lagi kesempatan untuk tampil. Apalagi Teater September pimpinan Ali Shahab, belakangan itu, agak vakum. Di luar kegiatan teater, drama TV (TVRI-red), dan film (bioskop-red), dia lebih banyak di rumah. “Ngurus anak-anak.”

Dia bersyukur, sekalipun sudah menjadi seorang nenek, toh masih tetap bisa hadir dan tampil, memberikan apa yang dia bisa untuk orang banyak. “Saya senagn masih bisa menghibur, walaupun capek.” Masih bisa menghibur khan berarti masih ada kesempatan untuk menerima honor (waktu itu). Jadi, tak mengapalah, walaupun tak bisa humor.

Ditulis oleh: N. Syamsuddin Ch. Haesy

Dok. Monitor – No. 83/II/minggu ke-1 Juni 1988/1-7 Juni 1988, dengan sedikit perubahan

Komentar

Postingan Populer