PROFIL SINGKAT - GILLIAN ANDERSON
SEBAGAI agen FBI, Dana Scully, di seri X-Files (di Indonesia tayang di SCTV-red), aktris Gillian Anderson (saat itu 28 tahun) biasa menghadapi kasus supranatural yang membuat bulu kuduk merinding. Di dunia nyata, masalah yang ditemui Anderson tak semisterius itu.
“Sederhana” saja: keretakan rumah tangga. Menikah tahun 1994 dengan Clyde Klotz (saat itu 32 tahun), belakangan itu (1997-red) Anderson dikabarkan pisah ranjang dari suaminya (kala itu) yang berprofesi sebagai pengarah artistik itu.
Keduanya bertemu pertama kali saat syuting X-Files dan menikah 6 bulan kemudian. Dari pernikahan yang dilangsungkan di Hawaii dengan pemberkatan oleh pendeta Budha itu, mereka memperoleh seorang putri cantik bernama Piper (saat itu 2 tahun). Konon mereka menjalani hidup terpisah sejak Oktober 1996 lalu. Anderson tinggal di rumah mereka di Vancouver, sedang Klotz menetap di rumah lain tak jauh dari tempat istri dan putrinya.
Banyak yang menduga (waktu itu), perceraian Anderson-Klotz (kala itu) sudah di ambang pintu. Ada yang menyebut, penyebab keretakan itu orang ketiga. Anderson dikabarkan main mata dengan seorang pria yang lebih muda. Tapi teman dekat Anderson membantah gosip ini. Jadwal kerja Anderson yang luar biasa padatlah, yang membuat rumah tangga mereka gonjang-ganjing.
Bayangkan. Setiap minggu ia menghabiskan 80 jam untuk X-Files yang telah melambungkan namanya itu. Sementara Klotz juga sibuk dengan proyek-proyek film yang ditawarkan padanya. “Bisnis seperti ini memang menyulitkan hubungan suami-istri,” komentar Jack Hardy, rekan kerja Klotz. Betul sekali. Tapi (harapan waktu itu) moga-moga pasangan ini dapat meredam ego, sehingga putri mereka tak harus memperpanjang daftar korban perceraian.
Ditulis oleh: Sandra Kartika
Dok. Bintang – Edisi 311/Th. VI/minggu keempat Februari 1997, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar