HALMAHERA MENGGONDOL 2,5 JUTA RUPIAH DARI TAIWAN
JUNI 1992 lalu, Tantowi Yahya – pemandu acara Gita Remaja
(GR, TVRI) – mengumumkan keberangkatan Halmahera, kelompok musik pengiring
acara GR, ke Taiwan. Mengikuti festival musik se-Asia Pasifik, Young Stars,
yang pesertanya datang dari Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Taiwan sebagai
tuan rumah. Maka pada penampilan Halmahera di GR bulan Juli 1992 ini patut
diucapkan ucapan selamat, meski Tantowi tidak mengumumkan.
Sebabnya, Halmahera telah kembali dengan menggondol predikat juara kedua, hadiahnya adalah uang tunai NT$ 3.000 atau senilai (saat itu) kurang lebih 2,5 juta rupiah dan selembar piagam penghargaan. “Hadiahnya dikit, udah dibagi rame-rame, habis buat belanja-belanja di sana,” ungkap Damar Hatmadi, manajer Malmahera, sambil tertawa ngakak.
Keberangkatan Halmahera ke sana karena mendapat rekomendasi dari Candra Darusman dan disponsori oleh ASIRI (Asosiasi Industri Rekaman Indonesia). Dan kebetulan Halmahera memenuhi persyaratan yang diajukan oleh panitia, semua personilnya harus masih berstatus pelajar,” ucap Damar (waktu itu). Halmahera didukung Ari D (drum), Tohpati A.H. (gitar), Indro Hardjodikoro (bass), Kemal (‘electronic’ piano), Genki (‘synthesizers’), dan Damar (manajer).
UNTUK festival ini, Halmahera melakukan latihan sebulan penuh. Meski waktu yang disediakan tetap dikurangi untuk keperluan rekaman GR atau pertunjukan lainnya.
“Sampai di sana, sedikit kaget juga. Ternyata, pihak panitia tidak menyediakan teknisi seperti yang saya bayangkan. Saya berusaha untuk cari, tapi susah, nggak dapat. Akibatnya, semua peralatan harus disiapkan sendiri. Untungnya, selama di Jakarta, semua personil sudah terbiasa mempersiapkan peralatannya masing-masing,” ungkap Damar.
Selama 3 kali latihan, sambutan penonton dan panitia bagus sekali. Dan saat pertunjukan, sambutan tambah meraih lagi. Halmahera membawakan Saturday Night yang lagunya diciptakan oleh Ari Darmawan, salah seorang personil Halmahera, dan liriknya oleh Ade Lamsyah. Sedangkan yang mendendangkan adalah Dewi Gita. “Kekalahan Halmahera dari Malaysia karena pada awal pertunjukan ada sedikit kecelakaan kecil denagn peralatan,” tutur Damar.
Young Stars, bukan festival musik yang pertama kali diikuti Halmahera. Halmahera sendiri dibentuk dalam rangka mengikuti ‘Band Explotion’, tahun 1988, dan sampai ke final untuk tingkat nasional. Tahun berikutnya, 1989, Halmahera berhasil meraih jaura kedua dan dua orang anggotanya berhasil meraih gitaris dan keyboardis terbaik pada festival yang sama. Dan sejak tahun 1991, Halmahera selalu hadir sebagai band pengiring dalam GR.
Ditulis oleh: Utami Sri Rahayu
Dok. Citra – No. 120/III/15-21 Juli 1992, dengan sedikit perubahan



Komentar
Posting Komentar